BMKG: Musim Kemarau Menguat, Waspadai Kekeringan dan Karhutla

BRIEF.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak musim kemarau yang semakin menguat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk meningkatnya risiko kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dalam prakiraan cuaca sepekan periode 7–13 Agustus 2026, BMKG menyebutkan sebanyak 73,8% wilayah Indonesia atau 516 Zona Musim (ZOM) telah memasuki musim kemarau. Curah hujan selama periode tersebut didominasi kategori rendah yang mencakup 80,77% wilayah Indonesia, sementara curah hujan kategori menengah mencapai 18,08% dan kategori tinggi hanya 1,15%.

BMKG menjelaskan bahwa penguatan fenomena El Nino turut mempengaruhi kondisi atmosfer sehingga hari tanpa hujan diperkirakan semakin panjang di sejumlah daerah. Kondisi tersebut meningkatkan potensi kekeringan, berkurangnya ketersediaan air bersih, serta meningkatnya kerawanan kebakaran hutan dan lahan, terutama di wilayah yang telah lama tidak diguyur hujan.

Lebih lanjut, BMKG mengingatkan bahwa hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi secara lokal di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat, petir, dan angin kencang yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

BMKG mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak, menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan, serta terus memantau informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG. Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi dampak musim kemarau, khususnya di daerah yang rawan kekeringan dan karhutla.

Selain itu, sektor pertanian diimbau menyesuaikan pola tanam dengan kondisi iklim, sementara masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta menjaga kesehatan dan mengantisipasi suhu udara yang cenderung lebih panas selama puncak musim kemarau. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IQ Gen Z Lebih Rendah dari Generasi Sebelumnya, Pakar: Gara-Gara Teknologi Digital

BRIEF.ID - Penelitian terbaru menunjukkan Koefisien Kecerdasan atau Intelligence...

Karhutla Meluas, 151 Ribu Kasus ISPA Tercatat di 7 Provinsi, Kemenkes Kerahkan 1.898 Nakes

BRIEF.ID - Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai...

IHSG Terhempas ke Zona Merah Dipicu Kekhawatiran Pelemahan Rupiah

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Melemah Tembus Level Rp17.800, Tertekan Aksi Jual Obligasi

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah hingga menembus...