ASN, TNI, dan Polri Dapat Menjadi Pemilik Hunian di IKN

BRIEF.ID – Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Dhony Rahajoe mengatakan,  Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dapat memiliki hunian yang ditempatinya di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Komposisinya adalah 70% kepemilikan negara dan sisanya sebesar 30% ditawarkan kepada ASN, TNI, dan Polri.

“ASN-ASN baru tidak tinggal di tempat yang jauh. Jadi akan selalu dekat dengan tempat bekerja,” ujar Dhony saat memberikan keterangan pers di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Rabu (12/4/2023).

Dhony berada di Istana dalam rangka menghadiri rapat terbatas   Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka. Rapat yang dihadiri Wakil Presiden Ma’ruf Amin khusus  membahas progres pembangunan hunian bagi para ASN, TNI, dan Polri di IKN.

Ia mengatakan, kebijakan itu ditempuh  sesuai  Peraturan Presiden  (Perpres) Nomor 63 Tahun 2022 tentang Perincian Rencana Induk Ibu Kota Nusantara. Selain itu, Kawasan Inti Pusat Pemerintah (KIPP) di IKN juga tidak dirancang untuk ditempat  para pensiunan.

Dhony  menyebut pemerintah akan segera mempersiapkan infrastruktur dan fasilitas pendukung untuk warga yang akan tinggal di IKN, mulai dari sekolah hingga rumah sakit. Sedangkan terkait pembiayaan, pemerintah juga akan membuka kerja sama antara pemerintah dan badan usaha (KPBU) selain investasi murni.

“KPBU ini diminati bukan hanya dari investor lokal tetapi juga investor dari luar negeri,” kata Dhony.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo Targetkan Daya Beli Masyarakat Meningkat

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan peningkatan kesejahteraan rakyat...

Prabowo Ancam Cabut Konsesi Tambang Mangkrak, Proyek Blok Masela Disorot

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto mengancam bakal mencabut konsesi...

Pemerintah Targetkan Inklusi Keuangan 99 Persen, Siapkan Program Satu Orang Satu Rekening

BRIEF.ID – Pemerintah tengah menyiapkan program Satu Orang Satu...

Pemerintah Kucurkan Rp1,23 Triliun untuk 7 Provinsi Terdampak Karhutla

BRIEF.ID – Pemerintah pusat mengucurkan bantuan anggaran sebesar Rp1,235...