BRIEF.ID – Futures indeks saham AS naik tajam pada Minggu (14/6/2026) malam setelah Washington dan Teheran mengonfirmasi telah mencapai kesepakatan damai untuk mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran utama di Timur Tengah.
Dikutip dari Investing.com, Senin (15/6/2026), fokus investor pada pekan ini tertuju sepenuhnya pada pertemuan Federal Reserve (The Fed), di mana bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap stabil.
Futures S&P 500 naik 0,8% ke 7.557,75 poin pada pukul 02:06 dini hari. Futures Nasdaq 100 naik 1,3% ke 30.337,74 poin, sementara Futures Dow Jones naik 0,6% ke 51.917,0 poin.
Futures naik setelah sesi kuat Wall Street pada Jumat (12/6/2026), di mana harga saham SpaceX melonjak pada sesi perdana perdagangannya.
Kesepakatan damai AS-Iran dikonfirmasi, akan ditandatangani pada Jumat (19/6/2026) di Swiss. Presiden AS Donald Trump menyatakan pada Minggu (14/6/2026) bahwa kesepakatan damai dengan Iran kini telah selesai dan Selat Hormuz dijadwalkan akan dibuka kembali dalam beberapa hari ke depan.
Secara terpisah, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengonfirmasi di televisi pemerintah bahwa nota kesepahaman dengan Washington telah diselesaikan, dan akan ditandatangani secara resmi pada hari Jumat di Swiss.
Rincian kesepakatan tersebut belum segera diketahui secara jelas, meskipun diperkirakan setidaknya akan mendorong pembukaan kembali Selat Hormuz dan mencabut blokade angkatan laut AS terhadap Iran.
Apakah Iran telah setuju untuk menghentikan aktivitas nuklirnya, yang merupakan tuntutan utama dari Washington, masih belum jelas sepenuhnya.
Meski demikian, kesepakatan damai ini diharapkan dapat membantu meringankan tekanan pada perekonomian global akibat ketegangan geopolitik yang terus berlanjut di Timur Tengah. Perang AS-Israel melawan Iran telah dimulai pada akhir Februari dan memicu gangguan luas di pasar energi serta aktivitas pelayaran.
Wall Street telah menguat berdasarkan pandangan ini pekan lalu, karena pasar memperkirakan bahwa meredanya pasar energi akan membantu menurunkan inflasi dan membuka jalan menuju pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve pada akhirnya.
Indeks S&P 500 naik 0,5%, NASDAQ Composite menambahkan 0,3%, dan Dow Jones Industrial Average naik 0,7%.
Saham SpaceX melonjak lebih dari 19% dalam debut perdagangannya, ditutup dengan kapitalisasi pasar sekitar $2 triliun. Perusahaan tersebut berhasil mengumpulkan $75 miliar dalam IPO terbesar dalam sejarah AS.
Debut gemilang perusahaan roket itu di pasar publik menjadikan CEO Elon Musk sebagai kuadriliuner pertama di dunia.
Fokus pekan ini tertuju sepenuhnya pada pertemuan Fed, dengan bank sentral diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah.
Pertemuan ini merupakan yang pertama di bawah pimpinan Ketua baru Kevin Warsh, dan akan dipantau secara ketat untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk mengenai arah suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.
Lonjakan inflasi yang didorong oleh energi baru-baru ini, ditambah dengan tanda-tanda pasar tenaga kerja yang kuat, semakin memperkuat alasan bagi Fed untuk mempertahankan suku bunga dalam jangka waktu yang lebih lama. (nov)


