8 Poin Pemerintahan PM Anwar Ibrahim

BRIEF.ID Pemimpin koalisi Pakatan Harapan (PH) Anwar Ibrahim dilantik sebagai  Perdana Menteri (PM) Malaysia, pada Kamis (24/11/2022).

Anwar Ibrahim dilantik sebagai PM Malaysia ke-10 setelah ditetapkan oleh Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah untuk mengakhiri drama politik di negeri ini.

Berdasarkan konstitusi Malaysia, yang berhak membentuk kabinet pemerintahan adalah partai atau koalisi yang meraih  112 suara dari total 222 kursi parlemen.

Sementara itu,  Anwar bersama  Pakatan Harapan  hanya mendapatkan 82 kursi. Sedangkan,  rivalnya, koalisi pendukung Muhyiddin, yaitu Perikatan Nasional (PN) mengantungi  73 kursi.

Usai pelantikannya,  Anwar Ibrahim mengeluarkan delapan poin  yang akan diimplementasikannya  sejak menjabat sebagai PM.

“Antara intipati kenyataan media pertama saya,  pada 24 November 2022 sebagai Perdana Menteri,” cuitnya melalui  akun  Twitter @anwaribrahim. Berikut delapan poin yang disampaikan Anwar Ibrahim dalam Bahasa Melayu.  

  1. Komited mempertahankan Perlembagaan – Bahasa Melayu, agama Islam sebagai agama rasmi negara dan kedudukan Raja-Raja Melayu, hak keistimewaan kaum Melayu tanpa meminggirkan hak kaum Cina, India, suku kaum Sabah dan Sarawak serta Orang Asli
  2. Pemerintahan dibentuk dengan dukungan padu dan mantap dari tiga gabungan terbesar yakni Harapan, Barisan Nasional dan Gabungan Parti Sarawak
  3. Kerajaan akan menjamin dan menjaga hak semua rakyat Malaysia khususnya golongan yang terpinggir dan melarat tanpa kira bangsa dan agama
  4. Fokus nombor satu saat ini adalah agenda pengukuhan ekonomi
  5. Melawan rasuah dan penyelewengan secara serius dan habis-habisan dengan menggerakkan agenda reformasi tatakelola (‘governance’) pemerintahan
  6. Usul Undi Percaya akan menjadi agenda pertama sewaktu Sidang Dewan Rakyat pada 19 Disember ini
  7. Tetap menolak untuk menerima gaji sebagai Perdana Menteri
  8. Isnin, 28 November 2022 ini adalah CUTI UMUM seluruh negara

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo Minta Penanganan Karhutla Kalbar Sesuai Kondisi Nyata di Lapangan

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran Kementerian/Lembaga (K/L)...

Siap Hadapi Tarif Impor 50%, Kanada Intensifkan Negosiasi Dagang dengan AS

BRIEF.ID - Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan akan...

LSP Keuangan Syariah Siap Bertransformasi Jadi PT, Aset Tembus Rp11,78 Miliar

BRIEF.ID - Lembaga Sertifikasi Profesi Keuangan Syariah (LSP KS)...

Perang Dagang Memanas, AS Terapkan Tarif 50% terhadap Produk Kanada

BRIEF.ID - Pemerintah Amerika Serikat (AS) resmi memberlakukan tarif...