BRIEF.ID – Lembaga Wolfe Research memperkirakan Partai Demokrat akan kembali menguasai Dewan Perwakilan Rakyat (House of Representatives) Amerika Serikat (AS) pada pemilihan paruh waktu 2026.
Disebutkan, alasan bahwa lingkungan politik yang menguntungkan dan hasil pemilu yang lebih baik dari perkiraan mampu mengimbangi keuntungan Partai Republik dari redistricting. Namun, Lembaga itu menilai Partai Republik tetap menjadi favorit untuk mempertahankan Senat.
Perusahaan ini juga menantang pandangan umum bahwa pemilu paruh waktu biasanya menjadi hambatan bagi pasar saham, dengan berargumen bahwa kelemahan pasar secara historis pada tahun-tahun pemilu lebih banyak disebabkan oleh peristiwa ekonomi yang tidak berkaitan, bukan ketidakpastian pemilu.
Wolfe memperkirakan 2026 akan terbebas dari “tekanan pasar paruh waktu” yang berarti, mengutip terbatasnya risiko kebijakan dari kampanye kedua partai.
Menurut Wolfe, Demokrat diuntungkan oleh rendahnya tingkat persetujuan Presiden AS Donald Trump, keunggulan dalam jajak pendapat kongres, serta performa yang lebih baik dari ekspektasi dalam pemilu tingkat negara bagian dan pemilu khusus DPR sejak 2024.
Lembaga ini memperkirakan Demokrat akan memenangkan suara populer nasional DPR dengan selisih angka tunggal tinggi, yang cukup untuk mengatasi keuntungan redistricting Partai Republik yang diperkirakan sebesar 8-10 kursi.
Meskipun rata-rata jajak pendapat saat ini menunjukkan Demokrat unggul dalam cukup banyak pemilihan Senat untuk berpotensi meraih mayoritas, Wolfe memperkirakan Partai Republik akan mempertahankan 50-51 kursi.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa Demokrat masih menghadapi pertarungan sulit di negara bagian yang condong ke Republik seperti Texas, Ohio, dan Alaska, sementara kelemahan kandidat di Maine dan Michigan dapat semakin membatasi perolehan kursi. (Investing.com/nov)


