BRIEF.ID – Strategi kecerdasan buatan (AI) terbaru Apple yang diumumkan pada Worldwide Developers Conference (WWDC) 2026 menandai perubahan penting dalam arah pengembangan perusahaan.
Setelah sempat dinilai tertinggal dibandingkan pesaing seperti OpenAI dan Google, Apple kini berupaya menjadikan AI sebagai bagian yang menyatu dengan seluruh ekosistem perangkatnya, bukan sekadar fitur tambahan.
“Strategi kecerdasan buatan terbaru Apple merupakan pembaruan signifikan yang berpotensi memperkuat ekosistemnya dan mendukung peningkatan perangkat keras di masa depan,” demikian diungkapkan analis Bank of America Securities dikutip dari Investing.com, Senin (29/6/2026).
Perusahaan sekuritas itu mempertahankan peringkat Beli untuk produsen iPhone ini dengan target harga US$ 380, dengan argumen bahwa investor meremehkan pentingnya arsitektur AI Siri yang telah dirombak oleh perusahaan.
Bank of America menyatakan bahwa Siri AI baru mengubah asisten tersebut menjadi platform multimodal yang sadar konteks, mampu memahami data pribadi, konten layar, dan aktivitas aplikasi di seluruh ekosistem Apple.
Perusahaan ini meyakini bahwa langkah tersebut memposisikan AI sebagai lapisan native yang mencakup iPhone, iPad, Mac, Watch, dan perangkat lainnya, yang berpotensi memperdalam keterikatan ekosistem dan meningkatkan keterlibatan pengguna dengan layanan Apple. (nov)


