BRIEF.ID – PT Pertamina Lubricants (PTPL) memperkuat rantai pasok pelumas melalui peningkatan kapasitas produksi menjadi 120.000 kilo liter per tahun serta memperluas jangkauan distribusi oli Production Unit Gresik, seiring meningkatnya kebutuhan oli di dalam negeri, yang kini mencapai 1,23 miliar liter per tahun.
Kehadiran fasilitas ini sebagai langkah strategis Pertamina memperkuat rantai pasok pelumas, khususnya untuk memenuhi kebutuhan pasar Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, dan kawasan Indonesia Timur.
“Di tengah dinamika pasar, pelanggan membutuhkan kepastian bahwa pelumas yang digunakan tetap tersedia saat dibutuhkan. Kami terus memperkuat kapasitas produksi, menjaga kualitas produk, serta memastikan distribusi berjalan optimal agar kebutuhan masyarakat dan sektor industri dapat terpenuhi secara berkelanjutan,” kata Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (9/7/2026).
Ia mengatakan, Production Unit Gresik menerapkan standar operasional yang mengedepankan aspek Health, Safety, Security & Environment (HSSE) pada setiap tahapan proses produksi, mulai dari penerimaan bahan baku, proses blending dan filling, hingga distribusi produk.
“Penerapan HSSE menjadi salah satu fondasi dalam menjaga kualitas produk, keberlangsungan produksi, serta kesinambungan pasokan kepada pelanggan,” ujarnya.
Saat ini, perusahaan didukung jaringan pemasaran nasional yang terdiri atas 7 Sales Region dan 134 distributor yang memungkinkan produk oli Pertamina menjangkau pasar secara cepat dan merata.
Melalui penguatan kapasitas produksi, penerapan budaya HSSE yang konsisten, serta jaringan distribusi yang luas, PT Pertamina Lubricants terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan pelumas nasional guna mendukung mobilitas masyarakat, aktivitas industri, dan pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. (nov)


