Stefano Gabbana Mundur Sebagai Pemimpin Rumah Mode Dolce & Gabbana

BRIEF.ID – Perancang busana sekaligus pendiri rumah mode mewah Dolce & Gabbana, Stefano Gabbana menyatakan mengundurkan diri sebagai pemimpin rumah mode Italia, yang didirikan bersama Domenico Dolce. Namun, ia  akan tetap menjalankan peran kreatifnya, demikian pernyataan rumah mode Dolce & Gabbana, dikutip dari Associated Press, Minggu (12/4/2026).

Pengunduran diri Gabbana dari peran pengawasan berlaku efektif mulai 1 Januari 2027. Alfonso Dolce, saudara laki-laki Domenico Dolce, diangkat sebagai pemimpin,  menurut pengajuan perusahaan kepada kamar dagang Milan.

Dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Associated Press, Dolce & Gabbana menyebut langkah tersebut sebagai “evolusi alami dari struktur organisasi dan tata kelolanya.” Berita ini pertama kali dilaporkan oleh Bloomberg, yang mengutip sumber yang menyatakan bahwa Gabbana, 63 tahun, sedang mempertimbangkan opsi untuk melepaskan 40% sahamnya di rumah mode berusia 41 tahun itu.

Para pemberi pinjaman Dolce & Gabbana telah mendapatkan pendanaan baru hingga 150 juta euro sebagai bagian dari pembiayaan ulang yang lebih luas atas utang rumah mode itu sebesar 450 juta euro (US$ 525,7 juta), lapor Bloomberg.  Ditambahkan bahwa perusahaan tersebut sedang mempertimbangkan penjualan properti dan perpanjangan lisensi untuk mengumpulkan dana.

Dolce & Gabbana menolak berkomentar tentang utang perusahaan, dengan alasan masih dalam proses pembicaraan dengan para bankir.

Peragaan Busana Terakhir

Gabbana hadir di peragaan busana terakhir pada  Februari 2026 bersama Madonna, muse (sumber inspirasi) rumah mode itu  yang telah lama bekerja sama, sebagai tamu di barisan depan. Baik Gabbana maupun Dolce menyapa Madonna secara pribadi di tempat duduknya setelah pertunjukan dan membawanya ke belakang panggung.

Aktris Meryl Streep dan Stanley Tucci juga menghadiri peragaan busana Dolce & Gabbana dengan memerankan karakternya selama syuting sekuel “The Devil Wears Prada” September lalu.

Dolce & Gabbana memulai debutnya di Milan pada tahun 1985, dengan fokus pada keahlian Sisilia yang telah menjadi tolok ukur selama bertahun-tahun bagi para desainer. Para desainer berpisah sebagai pasangan sekitar 20 tahun yang lalu, tetapi terus bekerja sama secara erat di sisi kreatif.

Merek ini mencapai puncak popularitasnya pada tahun 1990-an dengan bra berbentuk kerucut, tampilan korset, dan gaun hitam yang dirancang sempurna. Para desainer sering kali mengambil inspirasi dari akar Sisilia Dolce, dengan bahan transparan seksi dan jaring untuk pakaian pria, bersama dengan motif bunga dan buah yang cerah serta perhiasan dengan salib berukuran besar.

Selama bertahun-tahun, mereka  berekspansi ke wewangian, perlengkapan rumah tangga, dan jam tangan, di antara kategori-kategori terkait mode lainnya.

Analis sektor mewah Luca Solca, dari perusahaan riset ekuitas global Bernstein, mengatakan bahwa ia tidak mengantisipasi perubahan besar di rumah mode tersebut selama Gabbana tetap berada di posisi kreatif. peran.

“Stefano Gabbana adalah akar penyebab bencana media sosial Dolce & Gabbana di Tiongkok beberapa tahun lalu,” katanya, merujuk pada pembatalan pertunjukan tahun 2018 di Shanghai karena reaksi negatif setelah rumah desain itu merilis video kampanye yang dikritik sebagai tidak peka secara budaya terhadap masyarakat Tiongkok.

“Jika Stefano Gabbana pergi, ini bisa dipresentasikan sebagai penebusan (terlambat) atas insiden tersebut,” tambah Soca. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Demo 27 Agustus di Depan DPR, Polda Metro Masih Tunggu Surat Pemberitahuan

BRIEF.ID - Rencana aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR,...

Imigrasi Ngurah Rai Amankan WNA Australia yang Viral Terkait Dugaan Aksi Asusila di Bali

BRIEF.ID - Upaya seorang warga negara Australia berinisial BA...

IHSG Ditutup Melemah 1,48% ke Level 6.405,68  

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali berada...

Pemprov DKI Ungkap Alasan Peresmian LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai Ditunda

BRIEF.ID - Peresmian LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai yang...