BRIEF.ID – Space Exploration Technologies Corp menyelesaikan penawaran utang senilai US$ 25 miliar melalui lima tranche (bagian) terpisah berupa surat utang senior tanpa jaminan (senior unsecured notes), berdasarkan formulir 8-K yang diajukan ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).
Dikutip dari Investing.com, Sabtu (27/6/2026), perusahaan memulai penawaran ini pada 22 Juni 2026 dengan transaksi mencakup jatuh tempo 5 hingga 30 tahun.
Penawaran terdiri atas US$ 7 miliar surat utang berbunga 5,35% yang jatuh tempo pada 2031, mewakili tranche tunggal terbesar. Dua tranche tambahan masing-masing senilai US$ 6 miliar membawa kupon sebesar 5,65% dan 5,875%, dengan tanggal jatuh tempo tahun 2033 dan 2036.
SpaceX juga menjual surat utang senilai US$ 2,5 miliar dengan bunga 6,60% yang jatuh tempo pada 2046 dan US$ 3,5 miliar surat utang berbunga 6,65% yang jatuh tempo pada 2056. Pembayaran bunga untuk semua tranche akan dilakukan dua kali setahun pada 15 Januari dan 15 Juli, dimulai pada Januari 2027.
Bank of New York Mellon Trust Company bertindak sebagai wali amanat berdasarkan perjanjian indenture.
Penggalangan modal ini dilakukan melalui penempatan privat yang menargetkan pembeli institusional yang memenuhi syarat berdasarkan Rule 144A dan investor non-AS melalui Regulation S. BofA Securities, Citigroup Global Markets, Goldman Sachs, J.P. Morgan Securities, dan Morgan Stanley memimpin sindikasi pembeli awal.
SpaceX menandatangani perjanjian hak registrasi sebagai bagian dari transaksi ini. Perusahaan berkomitmen untuk menukar surat utang yang ditempatkan secara privat dengan surat utang yang terdaftar secara publik dalam waktu 540 hari sejak tanggal penutupan. (nov)


