BRIEF.ID – Kepala Federal Aviation Administration (FAA) Bryan Bedford, memperkirakan bahwa pesawat Boeing 737 MAX 7 akan mendapatkan sertifikasi pada beberapa bulan mendatang, sementara model MAX 10 yang lebih besar dijadwalkan mendapat persetujuan pada akhir tahun.
Boeing 737 MAX 7 adalah varian terkecil dari keluarga pesawat lorong tunggal 737 MAX, yang dirancang untuk menggantikan seri 737-700. Pesawat ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dan jangkauan terbang lebih jauh dibandingkan pendahulunya.
Berbicara pada sebuah forum penerbangan di Washington pada Rabu, Bedford menyampaikan kepada Reuters bahwa FAA memperkirakan Boeing akan meningkatkan produksi 737 MAX dalam 90 hari ke depan. FAA telah menyetujui keputusan Boeing untuk menaikkan produksi dari 42 unit pesawat per bulan menjadi 47 unit.
Bedford menyatakan bahwa FAA merasa nyaman atas peningkatan produksi dari 42 unit menjadi 47 unit dan mengantisipasi kenaikan laju produksi lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.
Pada Oktober 2025, FAA mengizinkan Boeing untuk meningkatkan produksi 737 MAX hingga 42 unit pesawat per bulan, mencabut batas 38 unit pesawat yang telah berlaku sejak Januari 2024.
Boeing telah menyatakan targetnya untuk mencapai 52 unit jet per bulan pada awal tahun depan setelah pembukaan lini produksi 737 keempat di Everett, Washington. (nov)


