BRIEF.ID – Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan baru terhadap Iran. Mengutip laporan Reuters pada Rabu (27/5/2026) malam, gempuran itu dilancarkan hanya beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap kesepakatan damai yang ada.
Disebutkan, tiga ledakan terdengar di dekat kota pelabuhan utama di Iran, Bandar Abbas, yang dikaitkan Reuters sebagai serangan baru militer AS terhadap Iran. Target utama meliputi kapal milik Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), lokasi peluncuran rudal, dan fasilitas pertahanan dekat Selat Hormuz.
Militer AS mencegat drone yang diluncurkan dari Iran dan melancarkan serangan baru terhadap sebuah lokasi militer Iran yang disebut mengancam pasukan AS dan pelayaran komersial di Selat Hormuz, demikian laporan Reuters mengutip seorang pejabat AS.
Komando Pusat Militer AS (CENTCOM), operasi itu sebagai “serangan defensif” untuk melindungi pasukan dan jalur pelayaran internasional setelah kapal IRGC diduga memasang ranjau laut di Selat Hormuz dan sistem rudal Iran menargetkan pesawat AS. (nov)


