Harga Minyak Dunia Melonjak, Tembus US$ 83,30 per Barel

BRIEF.ID – Harga minyak dunia melonjak sekitar 9,6% setelah konflik di Timur Tengah kembali memanas. Minyak mentah Brent naik menjadi US$ 83,30 per barel, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) menguat 9,4% ke US$ 78,14 per barel.

Minyak mentah Brent adalah patokan untuk sekitar tiga perempat minyak global dan WTI adalah barometer harga untuk minyak Amerika Serikat (AS). Harga Brent tetap jauh di bawah puncaknya selama masa perang yang mencapai hampir US$ 120 per barel untuk kontrak yang paling aktif diperdagangkan.

Lonjakan harga dipicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global, terutama melalui Selat Hormuz yang menjadi jalur strategis bagi sekitar seperlima perdagangan minyak dunia. Investor juga menambahkan premi risiko geopolitik ke harga minyak di tengah meningkatnya ketidakpastian kawasan.

Kenaikan harga minyak meningkat segera setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan memberlakukan kembali blokade untuk mencegah kapal tanker yang membawa minyak Iran menggunakan Selat Hormuz.

Trump juga menyerukan pembayaran 20% untuk semua kargo yang dikirim melalui selat itu untuk mengganti biaya perlindungan yang diberikan AS di daerah tersebut.

Baik AS maupun Iran berkukuh bahwa  Selat Hormuz berada di bawah kendali mereka. Pertempuran di wilayah itu telah mencegah kapal tanker minyak menggunakan Selat Hormuz untuk mengirimkan minyak mentah ke pelanggan dari Teluk Persia, yang mendorong kenaikan harga bahan bakar di seluruh dunia. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

DPR Desak Audit Forensik KSP Mekarsari, Ungkap Aliran Dana Rp600 Miliar

BRIEF.ID - Dugaan persoalan di Koperasi Simpan Pinjam (KSP)...

Sektor Konsumsi dan Ekspor Harus Didorong untuk Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

BRIEF.ID - Pejabat sementara (Pjs) Gubernur Bank Indonesia, Destry...

BI: Capital Inflow Capai US$1,8 Miliar di Juli-Agustus 2026

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) menyatakan aliran modal asing...

BI Tahan Suku Bunga di Level 5,75% untuk Perkuat Stabilitas Rupiah

BRIEF.ID - Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga...