Saham AS Melemah, Harga Minyak Berfluktuasi di Tengah Ketidakpastian Iran

BRIEF.ID – Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada penutupan perdagangan Selasa (11/8/2026), menjauh dari rekor tertinggi yang dicapai pada Jumat (7/8/2026). Investor masih mencermati perkembangan konflik AS-Iran yang berdampak signifikan pada harga minyak dan meningkatkan kekhawatiran mengenai inflasi.

Indeks S&P 500 turun 0,3%, sedangkan Dow Jones Industrial Average melemah 184 poin atau 0,3%. Sementara itu, Nasdaq Composite terkoreksi 0,6%.

Pergerakan harga minyak menjadi perhatian utama pasar. Harga minyak mentah Brent sempat menembus US$90 per barel pada perdagangan pagi sebelum kembali turun di bawah US$87 per barel. Brent  ditutup pada US$88,91 per barel, naik 1,4% dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Fluktuasi harga minyak terjadi di tengah ketidakpastian mengenai kapan aliran minyak mentah dari Timur Tengah dapat kembali normal. Gangguan  lalu lintas di Selat Hormuz membuat pasar khawatir terhadap pasokan minyak global.

Harga energi yang lebih tinggi juga berpotensi memperbesar tekanan inflasi di AS. Data AAA menunjukkan harga rata-rata bensin reguler telah mencapai US$4,01 per galon, naik dibandingkan kurang dari US$3,14 per galon pada periode yang sama tahun lalu.

Perhatian investor selanjutnya tertuju pada data inflasi AS yang akan dirilis Rabu. Ekonom memperkirakan inflasi tahunan pada Juli mencapai 3,4%, sedikit lebih rendah dibandingkan 3,5% pada Juni.

Data ini akan menjadi salah satu indikator penting bagi investor dalam memperkirakan arah kebijakan Federal Reserve. Inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan dapat menekan pasar saham karena memperkecil peluang penurunan suku bunga, sementara inflasi yang lebih rendah dapat memberikan sentimen positif bagi pasar. (AP/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Sempat Dirawat Insentif di RS Siloam

BRIEF.ID - Guruh Soekarnoputra, seniman sekaligus politisi Partai Demokrasi...

BEI Ubah Batas Harga Minimum Auto Rejection Jadi Rp1 per Saham, Tak Lagi Pakai Presentase

BRIEF.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mengubah ketentuan...

IHSG Terkoreksi 3,09% Sepanjang Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp361 Triliun

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

PLN EPI Bidik 60,6 Juta Ton Biomassa, Kembangkan Bioenergi hingga Biohidrogen dan Biofuel

BRIEF.ID - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI)...