Rupiah Melemah Sentuh Rp16.700, Investor Tunggu Berakhirnya Penutupan Pemerintah AS

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah melemah hingga menyentuh level Rp16.700 per dolar Amerika Serikat (AS), seiring sikap investor yang menunggu kepastian berakhirnya penutupan pemerintah (Government Shutdown) AS.

Berdasarkan data transaksi antarbank hari ini, Rabu (12/11/2025), kurs rupiah dibuka melemah 0,13% atau 22 poin menjadi Rp16.716 per dolar AS dari posisi sebelumnya Rp16.694 per dolar AS.

Sementara di pasar spot, nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,05% menjadi Rp16.698 per dolar AS. Hingga pukul 10:15 WIB, nilai tukar rupiah terus melemah dan berada di level Rp16.709 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi seiring menguatnya dolar AS setelah Senat AS menggolkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Anggaran, dan telah diteruskan ke Kongres AS.

Investor berspekulasi RUU Anggaran akan disetujui Kongres AS, sekaligus sekaligus mengakhiri government shutdown AS yang telah berlangsung sejak 1 Oktober 2025, dan menjadi yang terlama dalam sejarah.

Perkembangan tersebut membuat indeks dolar AS melesat, dan menekan mata uang lainnya. Pada perdagangan pagi ini, mayoritas mata uang Asia dibuka melemah terhadap dolar AS, antara lain Won Korea Selatan (-0,33%), Dolar Singapura (-0,12%), dan Baht Thailand (-0,11%).

Untuk perdagangan hari ini, nilai tukar rupiah diprediksi masih  tertekan ke zona merah, dan bergerak di kisaran level Rp16.680 per dolar AS hingga Rp16.720 per dolar AS. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Menguat Uji Level 5.900, Lebih dari 500 Saham Naik Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Akhir Pekan Menguat Dipicu Pelemahan Indeks Dolar AS

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah menguat pada perdagangan...

Harga Emas Dunia Melonjak ke Level US$4.100 per Troy Ounce Imbas Data Ketenagakerjaan AS

BRIEF.ID - Harga emas dunia melonjak ke level psikologis...

Bulan Juni 2026, Perekonomian AS Menambah 57.000 Lapangan Kerja

BRIEF.ID – Perekonomian Amerika Serikat (AS) menambah lapangan kerja...