Rupiah Ambruk, Tembus Rp 17.414 per Dolar AS

BRIEF.ID – Nilai tukar Rupiah ditutup  melemah 32 poin atau 0,18% menuju  level Rp 17.414 per Dolar AS,  pada penutupan perdagangan, Senin (11/5/2026).

Pelemahan Rupiah yang terjadi dalam kurun waktu tiga hari berturut-turut, selain dipicu isu di dalam negeri, juga penguatan  Dolar AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik AS-Israel terhadap Iran.  

Sementara itu, penguatan Dolar AS dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap negosiasi damai AS-Iran dan meningkatnya tensi geopolitik Timur Tengah.

Cadangan devisa Indonesia mengalami penurunan cukup signifikan dalam kurun waktu 4 bulan berturut-turut  ke level terendah hampir 2 tahun, mencerminkan tekanan eksternal yang masih tinggi.

Sentimen domestik masih cenderung lemah seiring kekhawatiran masyarakat terhadap kondisi pekerjaan dan pendapatan. Risiko kenaikan harga energi global dan capital outflow masih menjadi faktor utama yang membayangi pergerakan Rupiah dalam jangka pendek.

Survei Konsumen BI April 2026 menunjukkan optimisme ekonomi tetap terjaga dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) naik tipis ke level 123,0, didukung kenaikan Indeks Kondisi Ekonomi  (IKE) yang kini menjadi 116,5. (nov)

(nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

PLN EPI Bidik 60,6 Juta Ton Biomassa, Kembangkan Bioenergi hingga Biohidrogen dan Biofuel

BRIEF.ID - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI)...

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut, Greenpeace Soroti Evaluasi BRGM dan Ancaman Karhutla

BRIEF.ID - NGO Greenpeace Indonesia akhirnya angkat bicara terkait...

DBS Foundation dan Mercy Corps Raih Apresiasi Program UMKM Perempuan di Surabaya

BRIEF.ID - Yayasan Mercy Corps Indonesia dan DBS Foundation...

Wagub Rano Temukan Persoalan Ketersediaan Air Bersih di Pulau Untung Jawa

BRIEF.ID - Persoalan ketersediaan air bersih masih menjadi pekerjaan...