Rolls-Royce Berencana Jual Obligasi Euro  

BRIEF.ID – Perusahaan Rolls-Royce Holdings berencana  menjual obligasi berdenominasi Euro untuk pertama kalinya dalam enam tahun, seiring upaya pemasok industri kedirgantaraan dan pertahanan itu melindungi operasionalnya dari gangguan yang disebabkan oleh konflik di Timur Tengah, demikian dilaporkan Bloomberg, pada Senin (11/5/2026).

Perusahaan itu telah menunjuk sejumlah bank untuk mengatur penawaran obligasi dua tranche dengan tenor lima dan 10 tahun, menurut sumber  yang mengetahui masalah itu sebagaimana dikutip dalam laporan itu. Pertemuan dengan investor dijadwalkan pada Senin (11/5/2026), dengan dana yang terkumpul akan dialokasikan untuk keperluan korporasi umum.

Dalam pembaruan perdagangan bulan lalu, Rolls-Royce  memperkirakan mampu mengimbangi sepenuhnya dampak keuangan saat ini akibat gangguan bisnis yang bersumber dari konflik di Timur Tengah. Perusahaan menyebut akan menerapkan langkah-langkah untuk melindungi diri dari gangguan tersebut, sekaligus mempertahankan panduan tahunan 2026 sebesar £4 miliar atau setara US$ 5,4 miliar) hingga £4,2 miliar dalam laba operasi underlying dan £3,6 miliar hingga £3,8 miliar dalam arus kas bebas.

BNP Paribas, Credit Agricole CIB, Goldman Sachs International, Lloyds Banking Group, Banco Santander, dan Societe Generale sebagai pihak yang mengatur penjualan obligasi, menurut laporan itu. (Investing.com/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

PLN EPI Bidik 60,6 Juta Ton Biomassa, Kembangkan Bioenergi hingga Biohidrogen dan Biofuel

BRIEF.ID - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI)...

Prabowo Bentuk Badan Pengelola Gambut, Greenpeace Soroti Evaluasi BRGM dan Ancaman Karhutla

BRIEF.ID - NGO Greenpeace Indonesia akhirnya angkat bicara terkait...

DBS Foundation dan Mercy Corps Raih Apresiasi Program UMKM Perempuan di Surabaya

BRIEF.ID - Yayasan Mercy Corps Indonesia dan DBS Foundation...

Wagub Rano Temukan Persoalan Ketersediaan Air Bersih di Pulau Untung Jawa

BRIEF.ID - Persoalan ketersediaan air bersih masih menjadi pekerjaan...