Rupiah Akhirnya Sentuh Level Rp17.000 per Dolar AS Imbas Pembatasan Pembelian BBM

BRIEF.ID – Nilai tukar (kurs) rupiah akhirnya menyentuh level psikologis Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan hari ini, Rabu (1/4/2026), seiring pemberlakuan pembatasan pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM).

Setelah beberapa hari terakhir rupiah bergerak defensif di kisaran level Rp16.900, akhirnya menyentuh level psikologis Rp17.000 per dolar AS di pasar spot pada hari ini.

Saat penutupan sesi I perdagangan hari ini, kurs rupiah di pasar spot terpantau melemah 0,14% di level Rp17.000 per dolar AS. Sebelumnya rupiah dibuka menguat 0,03% di level Rp16.990 per dolar AS.

Lonjakan harga minyak dunia masih memberi tekanan terhadap mata uang negara-negara berkembang atau emerging market, termasuk Indonesia.

Hal itu, dipicu kekhawatiran krisis energi akibat menipisnya pasokan minyak mentah, akibat penutupan Selat Hormuz sejak invasi AS dan Israel ke Iran pada 28 Maret 2026.

Sejumlah negara Asia diperkirakan mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), karena distribusi dari Timur Tengah yang terhambat. Terkait dengan itu, pembatasan penggunaan BBM pun diberlakukan.

Mulai hari ini, pemerintah RI memberlakukan pembatasan pembelian BBM jenis solar dan pertalite, yang masuk kategori BBM bersubsidi. Hal itu, sempat membuat antrian panjang di SPBU sebelum aturan tersebut efektif diberlakukan.

Pelemahan rupiah juga dipengaruhi sentimen investor asing terhadap kondisi fiskal Indonesia, yang semakin terbebani akibat kenaikan harga minyak. Upaya pemerintah untuk melakukan lelang Surat Utang Negara (SUN) juga tak mampu mendongkrak rupiah.

Sebagai informasi, asumsi harga minyak dunia dalam APBN 2026 tercatat US$70 per barel, sementara saat ini harga minyak dunia telah menyentuh level US$100 per barel. Jika kenaikan harga minyak mencapai US$115 per barel, APBN berpotensi defisit sebesar 4,06% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp17.939 per Dolar AS Imbas Defisit Neraca Perdagangan Mei 2026

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup melemah terhadap...

Hari Bhayangkara ke-80, Komisi III DPR Dorong Polri Perkuat Profesionalisme dan Integritas

BRIEF.ID - Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan...

Politisi Gerindra Kawendra Lukistian: RI Perlu Segera Perkuat Regulasi terhadap OTT Global

BRIEF.ID - Anggota Komisi VI DPR Kawendra Lukistian, menilai...

Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit US$1,61 Miliar, Pertama Kali dalam 6 Tahun Terakhir

BRIEF.ID -  Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan...