Raja Charles Dikabarkan Mengusir Meghan Markle dan Pangeran Harry dari Frogmore Cottage

BRIEF.ID – Raja Charles III dikabarkan mengusir Pangeran Harry dan istrinya,  Meghan Markle dari Frogmore Cottage di Windsor. Frogmore Cottage adalah hadiah perkawinan yang diberikan sebagai hadiah perkawinan mendiang Ratu Elizabeth II untuk pasangan itu, pada tahun 2018.

Drama kerajaan Inggris itu mengemuka di awal tahun 2023 menyusul diterbitkannya memoar Pangeran Harry berjudul Spare. Sejumlah kalangan menyebutkan, diluncurkannya memoar itu menjadi pemicu konflik.

Pangeran Harry dan Meghan Markle dilaporkan telah diberi tahu hanya memiliki waktu beberapa bulan untuk angkat kaki dari Frogmore Cottage di Windsor untuk selamanya – dan itu semua adalah keputusan Raja Charles.

Pangeran Harry, Raja Charles III, dan Pangeran Andrew

Menurut laporan The Sun, yang dikutip Kamis (2/3/2023), Duke dan Duchess of Sussex sedang “digusur” dari rumah di Inggris dan rencananya Pangeran Andrew yang baru-baru ini diusir dari “bujangan pad” kerajaannya untuk mengambil alih tempat tinggal, jika dia mau. Keputusan ini diduga datang tak lama setelah Spare dirilis pada Januari tahun ini, yang membuat banyak anggota keluarga kerajaan darahnya “mendidih.”

“Semuanya terasa sudah berakhir dan seperti hukuman sangat kejam,” kata sahabat Harry, Omid Scobie terkait penggusuran itu.

Ia mengatakan, sepertinya keluarga Kerajaan Inggris ingin menyingkirkan Pangeran Harry dan Meghan Markle untuk selamanya.

Sumber terpisah menambahkan bahwa keputusan itu bahkan lebih mengecewakan karena pasangan itu hanya diberi waktu yang singkat, yaitu pada awal musim panas untuk membereskan barang-barang di Frogmore Cottage.

“Awalnya mereka hanya diberi waktu beberapa minggu, tetapi sekarang mereka memiliki setidaknya waktu hingga setelah penobatan. Ini bukan hanya persewaan acak yang mereka pertahankan untuk kenyamanan. Setiap laci penuh, setiap lemari dikemas,” kata Scobie.

Istana Buckingham menolak berkomentar. Namun, ayah Harry, Raja Charles III telah lama melakukan perampingan ke keuangan monarki sejak kematian Elizabeth pada  September 2022.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Bitcoin US$ 63.000, Ketidakpastian Regulasi Bayangi Pasar Kripto

JAKARTA – Harga Bitcoin bertahan di kisaran US$63.000 pada...

Rumah Sakit di Madrid Ciptakan Prostesis Tulang Metamaterial, Cegah Amputasi Kaki

BRIEF.ID – Rumah Sakit Gregorio Marañón di Madrid, Spanyol,...

Jimin BTS Tempati Posisi Teratas Peringkat Reputasi Merek Anggota Boy Group Agustus 2026

BRIEF.ID – Korean Business Research Institute kembali merilis peringkat...

Gempa M 6,4 Guncang Simalungun, Dirasakan hingga Medan

BRIEF.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,4 mengguncang...