Puan Maharani: Hubungan RI-Italia Saling Melengkapi

BRIEF.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap hubungan diplomatik Republik Indonesia (RI) dengan Republik Italia saling melengkapi.

Saat bertemu  Ketua DPR Italia (President Chamber of Deputies) Lorenzo Fontana di Italia,  Puan mengatakan peningkatan kerja sama parlemen kedua negara merupakan hal yang penting karena diplomasi parlemen diperlukan untuk melengkapi diplomasi antar pemerintah.

“DPR RI memandang pentingnya mendorong dialog antarparlemen dan diplomasi parlemen yang semakin erat, baik secara bilateral, regional, maupun global,” kata Puan dikutip dari Antara, Sabtu (8/2/2025).

DPR RI telah membentuk Group Kerja Sama Bilateral (GKSB) dengan Italia, sebagai bagian dari 102 GKSB yang dibentuk DPR pada pada 30 Januari 2025.

“Diplomasi parlemen diharapkan dapat menjembatani perbedaan antarnegara, di saat dunia sedang menghadapi berbagai krisis, seperti meningkatnya ketegangan geopolitik, perang, konflik, persaingan kekuatan besar, iklim,” katanya.

Puan mengapresiasi hubungan bilateral RI-Italia yang telah berlangsung baik dan erat selama ini. Terlebih lagi, dia mengaku sudah bertemu dengan Lorenzo beberapa kali, termasuk saat KTT G20.

Disebutkan, ada berbagai isu terkait kerja sama kedua negara yang perlu dilanjutkan untuk dibicarakan. Dia pun mengatakan Indonesia dan Italia memiliki kesamaan sebagai negara demokrasi yang menghargai hak asasi manusia dan melaksanakan rule of law. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pernyataan Connie Bakrie Kembali Menggema, Skenario Prabowo Dua Tahun Jadi Perbincangan

BRIEF.ID – Pernyataan pengamat pertahanan dan geopolitik, Connie Rahakundini...

Menag Instruksikan Dirjen Bimas Kristen Benahi Gereja Sion

BRIEF.ID – Perhatian Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar terhadap...

Dugaan Penyadapan Guncang Kepercayaan di Lingkar Istana

BRIEF.ID – Satu pertanyaan besar yang sampai saat ini...

Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Media Asing Soroti Jokowi  

BRIEF.ID – Kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto...