Presiden Jokowi Bersilaturahmi dengan Menhan Prabowo Subianto di Solo

BRIEF.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo  menerima kedatangan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto beserta putranya, Didit Hediprasetyo  di kediamannya di Kawasan Sumber, Kota Solo, Jawa Tengah, Sabtu (22/4/2023).

“Sebagaimana biasa tradisi kita, adat kita, kalau Lebaran biasanya anak buah itu sowan atau Lebaran kepada pimpinan. Beliau pimpinan saya, beliau Presiden, panglima tertinggi, saya menteri beliau, jadi sudah saya kira berapa kali juga saya kalau Lebaran ke beliau,” kata Prabowo di Solo, Sabtu (22/4/2023).

Ia menekankan bahwa pertemuan itu hanya untuk bersilaturahmi dan tidak ada pembahasan yang politis.

“Jadi tidak ada pembicaraan yang terlalu politis, karena ini hari Lebaran,” tutur Menhan.

Pada kesempatan itu, Presiden Jokowi didampingi  Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan putra bungsunya, Kaesang Pangarep beserta istri Erina Gudono. Usai pertemuan, Presiden Jokowi mengajak Menhan untuk santap siang hidangan khas Lebaran. Presiden Jokowi dan Menhan juga berbincang-bincang terkait urusan pertahanan.

“Ini Lebaran, tadi kita diajak makan ya kita bicara. Saya juga lapor saya sempat waktu beliau di Eropa saya juga di Eropa. Saya juga bertemu beberapa tokoh di situ, saya lapor perkembangan berurusan dengan pertahanan kita dan sebagainya,” ujar Menhan.

Turut hadir pula pada kesempatan tersebut yakni Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani dan Anggota DPR Sugiono.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Iran Lancarkan Serangan Bom dan Rudal ke Israel 

BRIEF.ID – Iran melancarkan serangan bom dan rudal ke...

Piala Dunia FIFA 2026 Hadirkan Tantangan Keamanan, Apakah AS Siap?

BRIEF.ID – Perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi...

Mirra Andreeva, Juara Grand Slam Prancis Terbuka 2026

BRIEF.ID – Membungkuk dengan tangan menutupi wajahnya, lututnya kotor...

Google – SpaceX Teken Kontrak US$ 30 Miliar

BRIEF.ID – Google menandatangani kesepakatan senilai US$ 30 miliar...