Prabowo Klaim Hemat Anggaran Rp300 T, Dana Dialihkan untuk MBG hingga Perbaikan Sekolah

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto mengklaim bahwa pemerintah berhasil menghemat anggaran negara hingga Rp300 triliun melalui upaya menutup berbagai kebocoran dan meningkatkan efisiensi belanja negara.

Dana tersebut kini mulai dialokasikan untuk membiayai sejumlah program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan ribuan jembatan, hingga rehabilitasi sekolah.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bertajuk Arah Baru Amanat Ekonomi Konstitusi di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis (23/7/2026) malam.

Menurut Prabowo, selama ini efektivitas belanja negara masih terganggu oleh berbagai bentuk inefisiensi dan kebocoran anggaran, termasuk ada dugaan praktik penggelembungan harga dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Maka dari itu, pemerintah menjadikan efisiensi anggaran sebagai salah satu agenda utama sejak awal masa pemerintahan.

“Ini sedang kita hentikan. Ini yang kita hemat dari beberapa bulan pertama pemerintah yang kita pimpin. Kita bisa hemat Rp300 triliun,” tutur Prabowo.

Prabowo menegaskan hasil penghematan anggaran tidak akan disimpan, melainkan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan.

Salah satu program utama yang mendapat dukungan anggaran adalah Makan Bergizi Gratis (MBG). Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program ini juga diyakini mampu menggerakkan perekonomian daerah melalui pembukaan jutaan lapangan kerja.

“Ini yang kita gunakan untuk MBG. Ini yang kita gunakan untuk jembatan tadi yang disebut. Lima ribu jembatan kita bangun sampai Desember 2026. Kalau perlu kita bangun lebih. Rakyat di desa, mereka tidak mau nunggu lagi,” kata Presiden.

Pemerintah menargetkan program MBG dapat menjangkau sekitar 83-85 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia. Melalui target operasional sekitar 30.000 dapur, program tersebut diproyeksikan menciptakan sekitar 1,5 juta lapangan kerja formal, ditambah sekitar 1,5 juta peluang usaha dan pekerjaan lain yang menopang ekonomi masyarakat di berbagai daerah.

Selain MBG, Prabowo juga mempercepat pembangunan infrastruktur dasar untuk meningkatkan konektivitas, terutama di wilayah pedesaan dan daerah terpencil.

Pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 jembatan hingga akhir 2026. Dalam tahap awal, sebanyak 2.500 jembatan gantung ditargetkan rampung pada Agustus 2026 guna memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi ekonomi di berbagai wilayah.

Di sektor pendidikan, pemerintah juga melanjutkan program rehabilitasi sekolah. Setelah revitalisasi terhadap 16.167 satuan pendidikan pada 2025 selesai seluruhnya, pemerintah kembali mengalokasikan anggaran sebesar Rp14 triliun pada 2026 untuk memperbaiki 11.744 sekolah.

Tak hanya itu, pemerintah menambah target rehabilitasi sebanyak 60.000 satuan pendidikan sehingga total sekolah yang ditargetkan direvitalisasi sepanjang 2026 mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia.

Prabowo menegaskan, kebijakan efisiensi anggaran bukan semata untuk mengurangi belanja negara, melainkan memastikan setiap rupiah uang rakyat digunakan secara efektif dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan serta kesejahteraan masyarakat. (ayb)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Emas Antam Merosot Rp35.000, Nyaris Terhempas dari Level Rp2,6 Juta per Gram

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Menko AHY: Dekarbonisasi Transportasi Perkuat Ketahanan Energi dan Pertumbuhan Ekonomi

BRIEF.ID – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan,...

IHSG Jatuh 1,78% ke Level 6.202,66, Sentimen Global Picu Tekanan Jual

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terperosok...

Rupiah Melemah di Akhir Pekan Imbas Eskalasi Konflik Timur Tengah

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah pada perdagangan...