BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk membenahi ribuan perlintasan kereta api yang dinilai rawan kecelakaan, terutama di kawasan padat seperti di Bekasi.
Dalam keterangannya kepada media usai menjenguk korban kecelakaan di RSUD Bekasi, Selasa (28/4), Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa ada sekitar 1.800 titik perlintasan yang menjadi perhatian pemerintah.
“Banyak lintasan kereta api yang tidak dijaga. Di Jawa saja ada sekitar 1.800 titik seperti ini. Ini sudah ada sejak zaman Belanda dan belum tertangani dengan baik. Saya sudah perintahkan agar semuanya segera diperbaiki,” tutur Prabowo.
Menurutnya, langkah pembenahan tersebut menjadi prioritas pemerintah untuk terus menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi di perlintasan kereta api.
Selain itu, pemerintah juga menyoroti urgensi pembangunan infrastruktur pengganti seperti flyover, khususnya di wilayah Bekasi. Prabowo memastikan bahwa usulan dari pemerintah daerah setempat telah mendapat persetujuan.
“Pemerintah Daerah Bekasi sudah mengajukan pembangunan flyover, dan saya sudah setujui. Nantinya akan dibangun melalui Bantuan Presiden agar bisa segera terealisasi,” katanya
Terkait pelaksanaan proyek itu, Prabowo menyebut pemerintah akan menunjuk pihak yang bertanggung jawab, dengan estimasi anggaran mencapai hampir Rp4 triliun.
Di akhir pernyataannya, Prabowo juga menyampaikan duka cita kepada para korban kecelakaan serta keluarga yang ditinggalkan.
“Atas nama pribadi dan pemerintah, saya menyampaikan belasungkawa atas peristiwa ini. Kita semua tentu sangat prihatin,” ujarnya. (AYB)


