BRIEF.ID – PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) atau Deltamas melaporkan kepada otoritas bursa, penambahan 60 kegiatan usaha baru atau Klasifikasi Baku Lapangan Indonesia (KBLI) untuk memperkuat porsi pendapatan berulang (recurring income) di tengah cadangan lahan (landbank) yang semakin menipis di area Deltamas.
Rencana itu disampaikan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Jumat (12/6/2026).
“Penambahan kegiatan usaha akan mengoptimalkan operasional perseroan agar dapat meningkatkan profitabilitas serta menjaga kegiatan operasional berkesinambungan di masa mendatang,” kata Direktur dan Sekretaris Perusahaan Deltamas, Tondy Suwanto.
Suwanto mengatakan, penambahan kegiatan usaha masih berhubungan dengan fondasi bisnis Deltamas sebagai pengembang kawasan industri terpadu.
“Selama ini, perseroan mengandalkan penjualan lahan, terutama industri, sehingga ke depan, perlu dilakukan upaya diversifikasi ke segmen hunian, komersial, hingga penguatan recurring income,” jelas dia.
Dalam laporan keuangan per 31 Maret 2026, tanah yang sedang dan belum dikembangkan luasnya sekitar 722 hektare (ha). Namun, lahan industri saat ini mencapai kurang dari 150 ha serta sisanya untuk komersial dan residensial.
Perseroan berpengalaman dalam pengembangan kawasan kota terpadu Kota Deltamas dan kawasan industri GIIC. KBLI yang baru masih terkait dengan kompetensi yang dimiliki perseroan. (nov)


