BRIEF.ID – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa demokrasi merupakan sistem pemerintahan terbaik yang pernah dikembangkan peradaban manusia, meski dalam praktiknya tidak lepas dari berbagai tantangan dan dinamika.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam jamuan makan malam kenegaraan bersama Perdana Menteri India Narendra Modi di Jakarta, Selasa (7/7), sebagai bagian dari rangkaian kunjungan resmi PM Modi ke Indonesia.
Menurut Prabowo, perjalanan demokrasi tidak selalu berjalan mulus. Berbagai kepentingan, tantangan politik, hingga upaya penyalahgunaan sistem menjadi bagian dari dinamika yang harus dihadapi setiap negara.
“Demokrasi adalah sistem terbaik dibandingkan semua sistem yang pernah dicoba oleh peradaban manusia,” tuturnya dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (8/7).
Meski mengakui demokrasi memiliki banyak tantangan, Prabowo mengingatkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh membuat masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap sistem demokrasi.
Ia menilai seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab untuk terus menjaga agar demokrasi tetap berjalan sesuai prinsip keadilan, keterbukaan, dan kepentingan rakyat.
“Kita tidak boleh menyerah. Kita harus tetap percaya pada demokrasi dan terus berupaya menjaganya,” tegas Prabowo.
Prabowo juga mengungkapkan berbagai risiko dalam demokrasi, termasuk adanya pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan proses politik demi kepentingan tertentu. Karena itu, menurutnya, kualitas demokrasi harus terus diperkuat melalui pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo mengaku senang dapat bertemu dengan anggota muda Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia menilai penyelenggara pemilu memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Presiden juga mengungkapkan Indonesia banyak belajar dari pengalaman India dalam penyelenggaraan pemilu sebagai salah satu negara demokrasi terbesar di dunia.
“Karena itu saya sangat senang hari ini bertemu dengan seorang anggota muda Komisi Pemilihan Umum. Kami juga belajar sangat dekat dari Komisi Pemilihan Umum India,” katanya.
Sebelum menghadiri jamuan makan malam, Prabowo mendampingi Narendra Modi dalam kunjungan ke Gedung DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan. Kehadiran kedua pemimpin disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal dan Sari Yuliati.
Dalam agenda itu, PM Modi menyampaikan pidato di hadapan para pimpinan lembaga negara dan tamu undangan.
Kunjungan resmi Modi ke Indonesia berlangsung pada 6 hingga 8 Juli 2026 sebagai kunjungan balasan atas lawatan Prabowo ke India sebelumnya. Selain mempererat hubungan diplomatik, pertemuan kedua pemimpin juga difokuskan pada penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, pertahanan, hingga kebudayaan.
Usai menyelesaikan agenda di Jakarta, Modi dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Yogyakarta bersama Presiden Prabowo untuk mengunjungi Candi Prambanan. Keduanya akan meninjau sekaligus meresmikan kerja sama pelestarian warisan budaya dan program pemugaran kompleks candi yang menjadi simbol eratnya hubungan budaya Indonesia dan India. (ayb)


