Prabowo Bidik Defisit RAPBN 2027 Turun Jadi 2,4%

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menargetkan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 turun menjadi maksimal 2,4% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Target itu lebih rendah dibandingkan proyeksi defisit APBN 2026 sebesar 2,85% terhadap PDB.

Dalam pidato penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di hadapan Rapat Paripurna DPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026), Prabowo mengatakan pemerintah akan terus menjaga kesehatan fiskal sekaligus memastikan APBN tetap mampu membiayai berbagai program prioritas.

Berdasarkan kerangka kebijakan fiskal yang sebelumnya disampaikan pemerintah, defisit RAPBN 2027 diarahkan berada dalam kisaran 1,80% hingga maksimal 2,40% terhadap PDB. Pemerintah juga menargetkan pendapatan negara berada di kisaran 11,82%-12,40% PDB, sedangkan belanja negara sekitar 13,62%-14,80% PDB.

Untuk RAPBN 2027, pemerintah memproyeksikan belanja negara mencapai sekitar Rp 4.097,2 triliun, sementara pendapatan negara ditargetkan sekitar Rp 3.426 triliun. Dengan postur tersebut, defisit fiskal diproyeksikan sekitar 2,4% terhadap PDB.

Menurut Prabowo, APBN bukan sekadar dokumen keuangan negara, melainkan instrumen perjuangan untuk melindungi rakyat, memperkuat perekonomian, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“APBN adalah alat perjuangan kita. APBN adalah instrumen untuk melindungi rakyat. Alat untuk memperkuat bangsa. Alat untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan dalam mencapai kehidupan yang lebih baik,” kata Prabowo.

Di tengah upaya menjaga defisit tetap terkendali, pemerintah tetap mengarahkan RAPBN 2027 untuk mendukung sejumlah agenda prioritas, termasuk ketahanan pangan dan energi, penguatan industri nasional, serta peningkatan kualitas pendidikan. Pemerintah juga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2027 sebesar 6% dan inflasi 2,5%.

Sebelumnya, Prabowo menegaskan pemerintah akan terus berupaya memperkecil defisit APBN. Menurutnya, disiplin fiskal diperlukan agar ruang pembiayaan negara tetap sehat sekaligus mampu mendukung agenda pembangunan nasional.

Target defisit 2,4% tersebut juga masih berada di bawah batas maksimal defisit APBN sebesar 3% terhadap PDB sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo: Pengadaan Barang dan Jasa Harus Terintegrasi

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menegaskan disiplin fiskal harus...

Pemerintah Targetkan Tingkat Kemiskinan Turun 6% pada 2027

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menargetkan tingkat kemiskinan Indonesia...

Pasar Respons Positif Pidato RAPBN 2027, IHSG Menguat 1,59%

BRIEF.ID – Pasar keuangan merespons positif penyampaian Rancangan Anggaran...

Prabowo Targetkan Giant Sea Wall Pantura Rampung 20 Tahun, Dibangun dari Banten hingga Jawa Timur

BRIEF.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan segera...