Piala Dunia 2026, Cuaca Panas dan Kelembaban Tinggi, Hadang Inggris dan Norwegia  

BRIEF.ID – Cuaca panas dan kelembapan udara tinggi menjadi tantangan besar bagi Inggris dan Norwegia pada laga perempat final Piala Dunia 2026 di Stadion Miami, Florida, Amerika Serikat (AS), Sabtu (11/7/2026) Pukul 17.00 WIB waktu setempat atau Minggu (12/7/2026), Pukul 04.00 WIB.

Selain harus menghadapi kualitas lawan di lapangan, kedua tim juga dituntut mampu beradaptasi dengan kondisi cuaca yang jauh berbeda dibandingkan iklim di Eropa.

Suhu udara menjelang pertandingan diperkirakan mencapai sekitar 33 derajat Celsius. Namun, tingginya tingkat kelembapan membuat suhu yang dirasakan tubuh mendekati 40 derajat Celsius. Kondisi ini berpotensi menguras stamina pemain lebih cepat, meningkatkan risiko dehidrasi, serta memengaruhi intensitas permainan sepanjang 90 menit.

Norwegia harus mewaspadai Harry Kane. Inggris juga harus mewaspadai Erling Haaland. Kedua tim yang telah menjadi tema Piala Dunia 2026,  harus mewaspadai cuaca.  

Itu sangat berbeda dengan suhu normal  22 derajat Celsius di London atau  15 derajat Celsius di Lillehammer, Norwegia.

“Saya rasa kami berlatih sangat ringan. Kami belum melakukan banyak kerja keras. Kami tentu saja memiliki sesi taktik, tetapi dengan tempo yang lebih rendah dan belum berlatih dalam jangka waktu yang lama,” kata  manajer Timnas Norwegia, Stale Solbakken dikutip dari Associated Press, Minggu (12/7/2026).

Tim pelatih Norwegia telah menyesuaikan program persiapan dengan mengurangi intensitas latihan dan memprioritaskan pemulihan fisik serta hidrasi pemain. Di sisi lain, Inggris berharap pengalaman menjalani beberapa pertandingan di Amerika Serikat membantu para pemain lebih siap menghadapi cuaca ekstrem.

Selain panas yang menyengat, ancaman badai petir khas Florida juga menjadi perhatian. Sesuai regulasi FIFA, pertandingan dapat dihentikan sementara apabila terdapat aktivitas petir di sekitar stadion demi menjaga keselamatan pemain, ofisial, dan penonton.

Dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat ini, kemampuan mengelola energi, disiplin menjaga ritme permainan, dan memanfaatkan pergantian pemain secara efektif diyakini akan menjadi faktor penentu.

Di tengah cuaca yang menguras tenaga, tim yang mampu beradaptasi dengan kondisi lapangan kemungkinan besar akan memiliki peluang lebih besar untuk mengamankan tiket ke babak semifinal Piala Dunia 2026. (berbagai sumber/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Selat Hormuz, Tantangan Perundingan Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran  

BRIEF.ID - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi,...

Kejagung dan Kortas Tipikor Bersinergi, Dalami Peran Febrie Adriansyah Pada Tiga Perkara

BRIEF.ID – Kejaksaan Agung memastikan tidak akan bekerja sendiri...

Plt Jampidsus: Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Kejagung Masih Pelajari Berkas Pelimpahan

BRIEF.ID - Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung Muda Tindak...

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka TPPU

BRIEF.ID - Mantan Jaksa Agung Muda bidang Tindak Pidana...