Pertanyakan Mengapa Biden dan Kamala Tidak Hadapi Upaya Pembunuhan, Elon Musk Hapus Unggahan di “X”

BRIEF.ID – Pengusaha Amerika Serikat (AS) Elon Musk menghapus sebuah unggahan, pada Senin (16/9/2024) pagi waktu setempat, yang mempertanyakan mengapa mantan Presiden Donald Trump menghadapi dua upaya pembunuhan dalam beberapa bulan terakhir,  sementara Presiden Joe Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris tidak mengalaminya. Musk kemudian mengklaim bahwa unggahan itu adalah lelucon.

“Dan, tidak ada seorang pun yang mencoba membunuh Biden/Kamala,” tulis Musk dalam unggahan X, yang kini telah dihapus.

Musk awalnya menolak berbagai seruan sepanjang Minggu (15/9/2024) malam untuk menghapus unggahan itu. Dalam satu unggahan yang menanggapi permintaan untuk menghapus pernyataannya, Musk menegaskan:

“Tidak seorang pun yang mencoba melakukannya, itulah maksud saya dan tidak seorang pun akan melakukannya,” kata dia

Namun Musk akhirnya yakin dengan unggahan X yang mengatakan bahwa “maksud yang jelas” Musk mungkin disalahartikan.

“Cukup adil. Saya tidak ingin melakukan apa yang telah mereka lakukan, bahkan sebagai lelucon,” jawab Musk. Ia kemudian mengunggah beberapa kali bahwa unggahan yang dihapus itu adalah lelucon.

Musk kemudian menanggapi unggahan serupa, membalas dengan emoji wajah berpikir pada foto yang menyebutkan empat presiden sebelum Trump tidak menghadapi upaya pembunuhan, sementara Trump tampaknya menghadapi dua upaya pembunuhan. X tidak menanggapi permintaan komentar.

Gedung Putih menyebut komentar Musk “tidak bertanggung jawab.”

“Seperti yang dikatakan Presiden Biden dan Wakil Presiden Harris setelah berita yang mengganggu kemarin, ‘tidak ada tempat untuk kekerasan politik atau kekerasan apa pun di negara kita,’ dan ‘kita semua harus melakukan bagian kita untuk memastikan bahwa insiden ini tidak mengarah pada lebih banyak kekerasan. Kekerasan seharusnya hanya dikutuk, tidak pernah didorong atau dijadikan bahan lelucon,”  kata juru bicara Gedung Putih Andrew Bates dalam sebuah pernyataan.

Secret Service mengatakan telah melihat unggahan Musk yang dihapus tetapi menolak mengomentari tindakan apa pun yang mungkin diambil sebagai akibatnya.

“Sebagai praktik, kami tidak mengomentari masalah yang melibatkan intelijen perlindungan,” kata juru bicara Secret Service kepada CNN. “Namun, kami dapat mengatakan bahwa Secret Service menyelidiki semua ancaman yang terkait dengan orang-orang yang kami lindungi.”

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah NDF Menguat Tipis, Bertahan di Level Rp17.500 per Dolar AS

BRIEF.ID - Pergerakan rupiah di pasar Non-Deliverable Forward (NDF)...

Harga Emas Antam Stagnan di Rp2.839.000 per Gram Hari Ini

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Pertemuan Trump – Xi, Uni Eropa Jadi Serba Salah?  

BRIEF.ID – Pertemuan puncak yang sangat dinantikan antara Presiden...

Makna di Balik Pertemuan Presiden Trump dan Presiden Xi Jinping

BRIEF.ID – Kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump...