Permintaan Rumah Tapak Meningkat, Emiten WINR Bangun Lima Proyek di Jabodetabek

BRIEF.ID – Emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) melaporkan bahwa sedang membangun lima proyek properti baru berlokasi di daerah strategis di Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek, pada periode 2026–2027.

Langkah itu ditempuh seiring tingginya permintaan rumah tapak di kawasan penyangga Jabodetabek serta  konektivitas infrastruktur yang makin baik, yang tercermin pada pengembangan moda transportasi  LRT, MRT, dan pembangunan ruas tol baru.

Direktur Utama PT Winner Nusantara Jaya Tbk, Yusmen Liu menjelaskan,  perseroan telah mengamankan dukungan permodalan melalui kerja sama strategis dengan sejumlah bank nasional, yang menjadi  fondasi penting agar pembangunan berjalan tepat waktu dan sesuai standar kualitas yang ditetapkan.  

“Kalangan analis menilai tahun 2026 akan menjadi titik awal siklus pertumbuhan baru setelah periode stabilisasi pasca-pandemi,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/1/2026).

Yusmen menyatakan, beberapa faktor utama yang mendorong optimism, antara lain kebijakan PPN Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang diperpanjang hingga 2027 menjadi stimulus signifikan bagi daya beli masyarakat, khususnya segmen hunian pertama.

“Ini sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis WINR,” kata dia.

Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas,  perusahaan menargetkan total nilai penjualan (marketing sales) sebesar  Rp 400 miliar dari pengembangan kelima proyek tersebut. Semua proyek ditargetkan selesai dalam jangka waktu dua tahun, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap pertumbuhan dan realisasi proyek yang cepat.

Langkah ini dilakukan di tengah momentum positif sektor properti nasional, didukung oleh faktor seperti perpanjangan insentif PPN DTP, permintaan hunian yang kuat, serta pengembangan infrastruktur di kawasan Jabodetabek.

Saat ini, saham WINR diperdagangkan pada PBV 0,89x dan PER 16,021x, lebih rendah dibandingkan rata-rata subsektor Properties & Real Estate di sekitar PBV 1,48x dan PER 17,89x. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Yusril Usul Underinvoicing Pertambangan Masuk Kategori Korupsi

BRIEF.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia,...

Menkeu Suahasil Temui Pramono Anung, Bahas Dukungan APBN untuk Jakarta

BRIEF.ID – Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengunjungi Balai Kota...

Konser Ye di GBK Diklaim Bakal Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar

BRIEF.ID – Pemerintah mengklaim konser musisi asal Amerika Serikat...

IHSG Turun Tipis 0,32%, Saham Bank BUMN Jadi Pemberat

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...