Perdamaian AS-Iran Tingkatkan Optimisme Investor, IHSG Menguat 247,31 Poin

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  ditutup menguat 247,31 poin atau 4,12% di level 6.254,97  pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (15/6/2026).

Sepanjang hari ini, tercatat volume perdagangan sebanyak 54,53 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 30,11 triliun.  

IHSG bahkan sempat menguat hingga menyentuh level di 6.345, yang dipicu  berita tercapainya kesepakatan damai AS-Iran, yang akan ditandatangani di Swiss, pada  Jumat (19/6/2026).

Optimisme terkait kesepakatan damai dan dibukanya kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, mendorong koreksi harga minyak  West Texas Intermediate (WTI) lebih dari 4% hingga level sekitar US$ 80 per barel dan sekitar US$ 83 per barel untuk jenis Brent.

Pelemahan harga minyak mentah dunia menjadi faktor positif karena meredakan tekanan inflasi dan potensi pelebaran defisit APBN. Harga emas juga bergerak menguat hingga di atas level US$ 4.338 per troy ons, seiring meredanya tekanan inflasi yang berarti potensi kenaikan suku bunga The Fed melemah.

Rupiah ditutup menguat 0,85% di level Rp17.709 per Dolar AS. Sektor basic materials membukukan kenaikan terbesar mencapai 7,26%. Secara teknikal, IHSG ditutup di atas level MA20 dan MACD berlanjut membentuk kenaikan histogram positif.

Namun Stochastic RSI berpotensi membentuk Death Cross di area overbought. Diperkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6.150-6.400 pada perdagangan Selasa  (16/6/2026). (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Penetapan Pajak  

BRIEF.ID – Aktor sekaligus penyanyi Cha Eun Woo mengajukan...

Trump Tunda Serangan Baru, Ada Kesepakatan Akhiri Perang Iran

BRIEF.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim...

Penjualan Global BYD Naik 21,8% pada Juli 2026

BRIEF.ID – Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, membukukan...

AS Larang Impor 43 Perusahaan Tiongkok Terkait Dugaan Kerja Paksa Uyghur

BRIEF.ID – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menambahkan 43 perusahaan...