Penjualan Ritel Turun 3,0% pada Juni 2026

BRIEF.ID – Penjualan ritel Indonesia tercatat mengalami kontraksi 3,0% secara tahunan (YoY) pada Juni 2026. Meski masih berada di zona negatif, penurunan ini menunjukkan perbaikan dibandingkan kontraksi 3,9% YoY pada Mei 2026.

Secara bulanan, kinerja penjualan ritel mulai menunjukkan pemulihan. Penjualan meningkat 0,7% secara bulanan (MoM) pada Juni, sekaligus menjadi pertumbuhan pertama dalam tiga bulan terakhir.

Perbaikan ini mengindikasikan mulai adanya dampak dari berbagai stimulus pemerintah untuk mendorong daya beli masyarakat, terutama di tengah meningkatnya tekanan biaya.

Kelompok masyarakat menengah atas diperkirakan masih menjadi salah satu penopang utama aktivitas konsumsi ritel. Namun, kontraksi secara tahunan menunjukkan bahwa daya beli masyarakat secara keseluruhan masih menghadapi tantangan.

Data penjualan ritel menjadi perhatian investor karena konsumsi rumah tangga merupakan salah satu komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia. Perbaikan secara bulanan menjadi sinyal positif, tetapi pemulihan konsumsi masih perlu dicermati dalam beberapa bulan ke depan. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Sempat Dirawat Insentif di RS Siloam

BRIEF.ID - Guruh Soekarnoputra, seniman sekaligus politisi Partai Demokrasi...

BEI Ubah Batas Harga Minimum Auto Rejection Jadi Rp1 per Saham, Tak Lagi Pakai Presentase

BRIEF.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mengubah ketentuan...

IHSG Terkoreksi 3,09% Sepanjang Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp361 Triliun

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

PLN EPI Bidik 60,6 Juta Ton Biomassa, Kembangkan Bioenergi hingga Biohidrogen dan Biofuel

BRIEF.ID - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI)...