Pemerintah Indonesia Dukung Resolusi Majelis Umum PBB Akhiri Perang di Ukraina

BRIEF.ID – Pemerintah Republik Indonesia mendukung resolusi yang diadopsi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk mengakhiri perang dan mengembalikan perdamaian di Ukraina.

Resolusi berjudul “UN Charter principles underlying a comprehensive, just and lasting peace in Ukraine” itu diadopsi dalam persidangan darurat Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat,  pada Kamis (23/2/2023) menjelang setahun agresi Rusia ke Ukraina.

Pernyataan tertulis Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menjelaskan bahwa dukungan Indonesia untuk resolusi tersebut diberikan karena pokok dan semangat resolusi yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip dalam Piagam PBB dan hukum internasional, termasuk resolusi konflik secara damai, penghormatan HAM, dan penegakan hukum.

“Langkah Indonesia merupakan bagian dari upaya untuk terus mendorong agar kedua pihak yang berkonflik kembali ke meja perundingan, mengingat tanggung jawab mengakhiri perang terletak pada kedua pihak berkonflik,” kata Kemlu RI pada Jumat (24/2/2023).

Pemerintah Indonesia menegaskan akan terus mendorong komunitas internasional untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi terlaksananya perdamaian di Ukraina.

“Bagi Indonesia, pendekatan zero-sum game dalam perang Ukraina tidak akan menyelesaikan masalah,” kata Kemlu, mengacu pada istilah yang berarti keuntungan yang dimenangi oleh salah satu pihak atas kekalahan pihak lain.

Dengan adopsi resolusi tersebut, Majelis Umum PBB menuntut agar Rusia menarik diri dari Ukraina dan berhenti berperang.

Indonesia menegaskan akan terus mendorong komunitas internasional untuk menciptakan situasi yang kondusif bagi terlaksananya perdamaian di Ukraina.

“Bagi Indonesia, pendekatan zero-sum game dalam perang Ukraina tidak akan menyelesaikan masalah,” kata Kemlu, mengacu pada istilah yang berarti keuntungan yang dimenangi oleh salah satu pihak atas kekalahan pihak lain.

Berdasarkan resolusi, Majelis Umum PBB menuntut agar Rusia menarik diri dari Ukraina dan berhenti berperang. (Antara)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Ambruk ke Level Rp17.700 per Dolar AS, Investor Ragukan Kebijakan Makroekonomi Indonesia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ambruk ke level...

AS-Iran Serius Lanjutkan Perundingan Damai, Harga Minyak Dunia Turun di Bawah Level US$110 per Barel

BRIEF.ID - Tren lonjakan harga minyak dunia mereda setelah...

Harga Emas Antam Melonjak Rp25.000 Imbas Sinyal AS-Iran Lanjutkan Perundingan Damai

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Sumber Mas Konstruksi Transformasi ke Infrastruktur Akuakultur

BRIEF.ID – PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM) bertranformasi...