Pembahasan RUU Pemilu, Puan: Komunikasi Politik Terus Berjalan

BRIEF.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, pembahasan RUU Pemilu tetap berjalan di tengah dinamika politik yang terus berkembang. Komunikasi antarpartai politik juga terus dilakukan sebagai bagian dari proses pembahasan guna menyamakan pandangan dan merumuskan kebijakan  komprehensif menjelang tahapan Pemilu 2029.

“Kalau terkait dengan RUU Pemilu, memang hal itu kan ada batas waktunya, dan komunikasi-komunikasi politik tetap akan dilakukan di partai politik, dan itu tidak dilakukan tertutup,” kata Puan saat memberikan keterangan pers usai  Rapat Paripurna di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Ketua DPR RI perempuan  pertama itu mengatakan,  dinamika komunikasi politik merupakan hal yang wajar dalam proses pembentukan kebijakan, terlebih  semakin dekatnya tahapan menuju Pemilu 2029.

“Komunikasi antarpartai menjadi ruang penting untuk menyamakan pandangan dan merumuskan kebijakan  terbaik,” kata dia.

Menurut Puan, komunikasi politik dapat berlangsung dalam berbagai bentuk, baik formal maupun informal. Hal tersebut merupakan bagian dari mekanisme yang lazim dalam sistem politik yang demokratis dan terbuka.

Selain itu, lanjutnya, interaksi antar pemangku kepentingan, termasuk partai politik, pemerintah, dan lembaga terkait, terus dilakukan untuk membahas berbagai aspek penting dalam RUU Pemilu. Proses ini dinilai penting agar setiap kebijakan yang dihasilkan memiliki legitimasi dan dapat diterima oleh semua pihak.

“Komunikasi itu  bisa dilakukan secara formal dan informal, namun komunikasi politik selalu dilakukan,” ujarnya.

Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan itu  menyampaikan bahwa pembahasan RUU Pemilu juga harus memperhatikan berbagai dinamika dan kebutuhan masyarakat, sehingga regulasi yang dihasilkan mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pemilu.

Ia menambahkan, seluruh proses  diarahkan untuk memperkuat kualitas demokrasi Indonesia, termasuk memastikan sistem pemilu yang lebih transparan, akuntabel, dan berintegritas.

“Intinya adalah semangatnya,  supaya nantinya pemilu itu bisa berjalan dengan jujur, adil, kemudian berjalan dengan baik, semangat demokrasinya itu tetap, jangan merundukan bangsa dan negara,” kata Puan.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Piala Dunia FIFA 2026 Hadirkan Tantangan Keamanan, Apakah AS Siap?

BRIEF.ID – Perhelatan Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi...

Mirra Andreeva, Juara Grand Slam Prancis Terbuka 2026

BRIEF.ID – Membungkuk dengan tangan menutupi wajahnya, lututnya kotor...

Google – SpaceX Teken Kontrak US$ 30 Miliar

BRIEF.ID – Google menandatangani kesepakatan senilai US$ 30 miliar...

Harga Bitcoin Pulih di Atas US$ 60.000  

BRIEF.ID – Harga Bitcoin pulih di atas US$ 60.000,...