Pameran Karya Rumah Mode Schiaparelli di Museum Victoria & Albert

BRIEF.ID – Museum Victoria & Albert di London, Inggris menggelar pameran yang menyajikan desain berani dan surealis yang berasal dari rumah mode Italia Schiaparelli. Pada pameran itu, ditampilkan mulai dari gaun yang dibuat dalam kolaborasi dengan Salvador Dalí hingga gaun karpet merah memukau yang dikenakan artis Ariana Grande.

Pameran bertujuan untuk menelusuri satu abad seni dan inovasi di rumah mode  Schiaparelli, yang menggambarkan bagaimana pendiri Elsa Schiaparelli bekerja dengan seniman terkemuka di Paris pada tahun 1930-an hingga direktur kreatif saat ini Daniel Roseberry, yang terus menarik perhatian global dengan mendandani bintang-bintang seperti Margot Robbie dengan desain pahatan.

“‘Schiaparelli: Fashion Becomes Art’ akan merayakan salah satu perancang paling jenius dan berani dalam sejarah mode,” kata direktur museum Tristram Hunt, dikutip dari Associated Press, pada Sabtu (28/3/2026).

Sorotan di antara 400 objek yang dipamerkan, termasuk Telepon Lobster terkenal karya Dalí buatan tahun 1938, yang dipajang bersama  “Gaun Lobster,” gaun sutra putih yang dihiasi  lobster merah buatan Schiaparelli bersama seniman surealis itu. Gaun  terkenal yang dikenakan  Wallis Simpson, sosialita Amerika yang dinikahi Raja Edward VIII setelah turun takhta.

Kolaborasi lain bersama Dalí adalah “Gaun Kerangka,” gaun hitam dengan quilting 3D yang menyerupai kontur tulang manusia.

“Anda tidak dapat membayangkan betapa mengejutkannya gaun ini pada tahun 1938 ketika pertama kali dipamerkan. Ini adalah semacam tampilan punk,” kata Rosalind McKever, salah satu kurator pameran.

Juga dipamerkan mantel malam dengan mawar sutra merah muda yang dibuat oleh Schiaparelli dan seniman Prancis Jean Cocteau, yang meninggal pada tahun 1963.

Coco Chanel, salah satu rekan sezaman Schiaparelli, terkenal menggambarkannya sebagai “seniman Italia yang membuat pakaian,” kata McKever. “Tetapi Schiaparelli akan menganggap itu sebagai pujian karena dia sangat terintegrasi dalam komunitas artistik ini,” katanya. “Ia bahkan berkata, ‘Bagi saya, mendesain gaun bukanlah sebuah profesi, melainkan sebuah seni.’”

Schiaparelli membuka bisnis pertamanya  di Paris, Prancis pada tahun 1927, mendesain pakaian sehari-hari yang praktis seperti setelan celana panjang, pilihan yang tidak biasa bagi wanita pada saat itu, serta barang-barang yang lebih imajinatif dan unik seperti sepatu dengan bulu macan tutul.

Ia kemudian mendesain pakaian dan kostum untuk penggemar terkenal seperti Mae West dan Marlene Dietrich, yang menyukai setelan celana panjang rancangan sang desainer yang berpotongan rapi.

Meskipun sang desainer pensiun pada tahun 1950-an dan meninggal pada tahun 1973, desainer saat ini, Roseberry, telah mengambil alih peran tersebut dan membawa warisan kreatif Schiaparelli serta drama haute couture kepada khalayak modern.

Salah satu tampilan yang paling menarik perhatian adalah gaun merah bertabur permata yang dikenakan Grande di Oscar tahun lalu untuk penampilan medley dari “Wicked.” Gaun pesta mewah ini menampilkan sepatu rubi yang mencuat dari bagian belakang gaun sebagai penghormatan kepada “The Wizard of Oz.”

Terdapat juga lemari berkilauan yang berisi perhiasan, kancing, dan botol parfum, masing-masing dibuat seperti sebuah karya seni.

Pameran yang  dibuka pada  Sabtu (28/3/2026) akan  berlangsung hingga 8 November 2026. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, Sempat Dirawat Insentif di RS Siloam

BRIEF.ID - Guruh Soekarnoputra, seniman sekaligus politisi Partai Demokrasi...

BEI Ubah Batas Harga Minimum Auto Rejection Jadi Rp1 per Saham, Tak Lagi Pakai Presentase

BRIEF.ID - Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan mengubah ketentuan...

IHSG Terkoreksi 3,09% Sepanjang Pekan Ini, Kapitalisasi Pasar BEI Turun Rp361 Triliun

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

PLN EPI Bidik 60,6 Juta Ton Biomassa, Kembangkan Bioenergi hingga Biohidrogen dan Biofuel

BRIEF.ID - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI)...