OCCRP Sebut Jokowi Masuk Daftar Finalis, Didukung Dari Seluruh Dunia

BRIEF.ID – Organized Crime and Corruption Reporting Project  (OCCRP) menyatakan tidak memiliki kendali soal siapa saja yang diusulkan masuk dalam daftar tokoh paling korup di dunia, termasuk munculnya nama mantan presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam daftar itu.

Para tokoh dimasukkan ke dalam daftar  finalis karena memperoleh dukungan daring terbanyak dari seluruh dunia dan memiliki alasan untuk diikutsertakan, demikian pernyataan  OCCRP, yang dikutip Minggu (6/1/2024).

“Para juri menghargai nominasi warga negara,” kata penerbit OCCRP Drew Sullivan yang diunggah  di laman  resmi organisasi itu.

Namun, dalam sejumlah kasus, nominasi yang diajukan publik tidak didukung oleh bukti yang cukup kuat untuk membuktikan adanya korupsi besar atau pola penyalahgunaan kekuasaan yang konsisten.

Menurut Sullivan, ada persepsi kuat di masyarakat tentang adanya korupsi meski bukti yang mendukung hal itu tidak selalu memadai.

“Seharusnya ini jadi peringatan bagi mereka yang dinominasikan bahwa masyarakat sedang mengawasi, dan mereka peduli,” katanya.

OCCRP menyatakan tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Jokowi terkait dengan tindakan korupsi demi keuntungan pribadi selama dia menjabat sebagai presiden.

Namun, kata organisasi itu, banyak kelompok masyarakat sipil dan para pakar mengatakan bahwa  pemerintahan Jokowi secara signifikan melemahkan  komisi anti korupsi Indonesia.

Jokowi juga dikritik oleh masyarakat luas karena  merusak lembaga pemilu dan peradilan Indonesia,  menurut pernyataan itu.

OCCRP mengakui beberapa individu telah menyalahgunakan daftar tokoh paling korup itu untuk mempromosikan agenda dan ideologi politik mereka.

Organisasi itu menyatakan bahwa tujuan mereka membuat daftar itu adalah “mengakui adanya kejahatan dan korupsi.”

OCCRP berjanji akan terus mengutamakan transparansi dan inklusivitas dalam proses nominasi. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

IHSG Bergerak Konsolidatif, Investor Cermati Finalisasi Perundingan Dagang AS-Indonesia

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Terus Tertekan, Hari Ini Sentuh Level Rp16.780 per Dolar AS

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah terus tertekan hingga...

Tahun 2025, Terjadi 3.377 Gempa Tektonik di Sulawesi Utara

BRIEF.ID –  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun...

Harga Emas Antam Meroket Jadi Rp2.549.000 per Gram Hari Ini

BRIEF.ID - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk...