BRIEF.ID – Nyanyian homofobik yang selama bertahun-tahun menjadi kontroversi dalam sepak bola Meksiko, kini kembali berkumandang saat pertandingan Grup A Piala Dunia 2026 antara tim nasional Meksiko dan Republik Ceko di Stadion Azteca, Mexico City, pada 24 Juni 2026.
Dikutip dari Associated Press, Rabu (25/6/2026), nyanyian tersebut terdengar menjelang akhir babak pertama ketika kiper Republik Ceko, Matěj Kovář, melakukan tendangan gawang. Chant yang telah lama menjadi masalah bagi sepak bola Meksiko itu sebelumnya telah menyebabkan federasi sepak bola negara itu dikenai berbagai denda dan sanksi oleh FIFA.
Chant yang juga dikenal dengan sebutan “puto”itu telah lama dianggap oleh banyak pihak sebagai ujaran yang bersifat homofobik. FIFA berulang kali menjatuhkan denda dan sanksi kepada Mexican Football Federation akibat perilaku suporter.
Meski berbagai kampanye edukasi telah dilakukan untuk menghentikannya, nyanyian itu tetap saja muncul di sejumlah pertandingan tim nasional Meksiko.
Ironisnya, insiden ini terjadi hanya beberapa hari setelah FIFA menjalankan kampanye anti-kebencian bertajuk “We Play Together. We Stand Against Hate” selama Piala Dunia 2026.
Di lapangan, Meksiko tampil dominan dan mengalahkan Republik Ceko 3-0 untuk menutup fase grup dengan rekor sempurna serta lolos ke babak gugur sebagai juara Grup A. Sementara itu, Republik Ceko tersingkir dari turnamen.
Peristiwa ini diperkirakan akan kembali menjadi perhatian FIFA dan dapat memicu penyelidikan atau sanksi tambahan terhadap federasi sepak bola Meksiko


