Menkeu Sidak Pabrik Baja Pengemplang Pajak Asal Tiongkok

BRIEF.ID – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pabrik baja asal Tiongkok, yang diduga melakukan praktik pengemplangan pajak di Cikupa, Banten, pada Kamis (5/2/2026). Aktivitas sejumlah perusahaan asal Tiongkok itu diduga merugikan negara Rp 583 miliar.

Nilai kerugian itu termasuk tindakan pelanggaran yang dilakukan tiga perusaah baja asal Tiongkok yang saling terafiliasi satu sama lain, yaitu  PT PSI, PT PSM, dan PT VPM.

Pada kesempatan itu,  Menkeu juga berdialog dengan para pegawai perusahaan dan menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah menegakkan hukum di bidang perpajakan dan menciptakan persaingan usaha yang sehat.

“Ini diperbaiki supaya ke depan persaingan yang fair di pasar. Semuanya memperbaiki praktik bisnis bersama-sama ke depannya,” ujar Menkeu dikutip dari laman resmi Kementerian Keuangan, Jumat (6/2/2026).

Menkeu menyatakan,  pemerintah tidak akan mentoleransi praktik bisnis yang melanggar aturan. Melalui tindakan tegas ini, diharapkan para pelaku usaha segera memperbaiki dan meningkatkan kepatuhan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya dan menjalankan kegiatan bisnis sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Saya harapkan dengan ini mereka segera memperbaiki kinerjanya, memperbaiki praktik bisnisnya, dan melaporkan kekurangan bayar pajak sesuai dengan apa yang mereka lakukan selama ini,” kata Menkeu. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rano Karno Dorong Jakarta Jadi Kota Inklusif

BRIEF.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menegaskan...

IHSG Ambruk Ikuti Bursa AS, Saham-Saham Milik Konglomerat Jadi Pemberat

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Kembali Melemah ke Level Rp18.100 per Dolar AS, Ini Pemicunya

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah kembali melemah ke...

Harga Emas Antam Naik Lagi Jadi Rp2.565.000 per Gram Dipicu Euforia Hasil Pemilu Sela AS

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...