Konflik Iran vs AS-Israel Picu Kenaikan Harga Minyak

BRIEF.ID – Harga minyak dunia melonjak pada Senin (9/3/2026) hingga mendekati angka US$ 120 per barel, menyusul pengangkatan  Ayatollah Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan almarhum ayahnya yang tewas pada 28 Februari 2026.

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran memperkuat kekhawatiran bahwa konflik akan berlanjut dan meningkatkan risiko geopolitik.

Selain itu, kenaikan harga minyak telah memicu kekhawatiran lebih lanjut bahwa biaya energi yang lebih tinggi akan mendorong terjadinya inflasi dan menyebabkan penurunan pengeluaran konsumen Amerika Serikat (AS), yang merupakan mesin utama perekonomian.

Harga minyak Brent sempat melonjak hingga sekitar US$ 119,50 per barel, salah satu level tertinggi sejak tahun 2022. West Texas Intermediate (WTI) juga naik tajam,  di kisaran US$ 106–111 per barel pada awal perdagangan.

Secara keseluruhan, harga minyak melonjak sekitar 15–25% dalam waktu sehari, yang dianggap sebagai lonjakan besar di pasar energi global.

Indeks acuan Nikkei 225 Tokyo anjlok hingga 7% pada perdagangan awal Senin (9/3/2026), sementara harga saham di pasar Asia lainnya juga merosot. (Associated Press/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Ketegangan AS-Iran Meningkat, Wall Street Ditutup Melemah

BRIEF.ID – Bursa Wall Street di New York, Amerika...

Kasus Korupsi Tambang Samin Tan, Kejagung Tetapkan 3 Tersangka Baru

BRIEF - Tim penyidik Kejaksaan Agung terus mengembangkan perkara...

Penguatan Koperasi Produksi, Menkop dan Bappenas Sepakati Langkah Strategis

BRIEF.ID - Pemerintah terus mendorong peran koperasi untuk menjadi...

Mentan Amran: Stok Beras Indonesia Lampaui 5 Juta Ton

BRIEF.ID - Pemerintah Indonesia mengklaim cadangan beras nasional telah...