Jokowi, Pembangunan Infrastruktur Terus Berkembang

Jakarta – Pembangunan infrastruktur yang terus dioptimalkan pengerjaannya, mulai menampakan hasil yang memuaskan. Presiden RI, Joko Widodo mengatakan selama empat (4) tahun belakang, infrastruktur yang sudah di bangunan, yaitu Bandara, Pelabuhan, Pembangkit Listrik, dan Jalan Tol.

“Pembangunan infrastruktur, selama 4 tahun terakhir ini, kita melihat, kita telah banyak membangun baik airport, pelabuhan, jalan tol, pembangkit listrik, banyak sekali,” ujar Jokowi di CEO Networking 2018, Jakarta, Senin (3/12).

Menjelang tahun 2019, Jokowi mengatakan proyek-proyek pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol akan segera rampung. Sehingga di tahun depan, masyarakat dapat menikmati pembangunan infrastruktur tersebut.

“Akhir tahun ini saya sudah berikan target Jakarta sampai Surabaya akhir tahun ini selesai. Saya mau coba naik mobil, berapa jam sekarang. Di akhir 2019, antara (Jalan Tol) Merak-Banyuwangi, ujung barang sampai ujung timur harus sudah tersambung. Kemudian tol Tran Sumatera. Akhir tahun ini (2018) Lampung-Palembang belum selesai. Tapi Bakauheni-Palembang itu Juni 2019. Kemarin saya tawar jangan Juni, ya April atau akhir Maret.”

Jokowi menegaskan, pembangunan Jalan Tol yang dinilai cepat ini, bukan termasuk dalam sistem kampanye yang dirinya jalani. Bukan serta-merta dirinya mencari tampang untuk menjadi yang terbaik di kancah perpolitikan saat ini. Menurutnya hal tersebut wajar apa adanya, karna ini untuk kepentingan masyarakat Indonesia.

“Bukan karena pemilu. Pekerjaan kita mau majukan dibilang karena pemilu.”

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Penetapan Pajak  

BRIEF.ID – Aktor sekaligus penyanyi Cha Eun Woo mengajukan...

Trump Tunda Serangan Baru, Ada Kesepakatan Akhiri Perang Iran

BRIEF.ID – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim...

Penjualan Global BYD Naik 21,8% pada Juli 2026

BRIEF.ID – Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, membukukan...

AS Larang Impor 43 Perusahaan Tiongkok Terkait Dugaan Kerja Paksa Uyghur

BRIEF.ID – Pemerintah Amerika Serikat (AS) menambahkan 43 perusahaan...