Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache, AS Lancarkan Serangan Balasan  

BRIEF.ID – Militer Amerika Serikat (AS) mengatakan telah melancarkan serangan pertahanan diri terhadap Iran, pada Selasa (9/6/2026) malam, sebagai balasan atas penembakan jatuh helikopter AS. Serangan balasan itu dilakukan sesuai yang dijanjikan Presiden Donald Trump.

“Misi ini merupakan respons proporsional terhadap agresi Iran yang tidak beralasan,” kata CENTCOM di media sosial.

Sebelumnya, Trump mengatakan Iran telah menembak jatuh helikopter Apache AS di atas Selat Hormuz dan bahwa AS akan menanggapi serangan tersebut, membuat investor khawatir dan merusak harapan akan kesepakatan perdamaian antara Washington dan Teheran.

“Saya baru saja diberitahu oleh Militer Hebat kita bahwa tadi malam Iran menembak jatuh salah satu helikopter Apache kita yang sangat canggih saat berpatroli di atas Selat Hormuz. Ada dua pilot yang terlibat, keduanya selamat dan tidak terluka. Meskipun demikian, Amerika Serikat harus, tentu saja, menanggapi serangan ini,” kata Trump di media sosial Truth.

Komentar Trump merusak harapan bahwa AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan damai. Upaya diplomatik tampaknya telah berbalik positif setelah Iran dan Israel mengumumkan  akan menghentikan serangan satu sama lain atas operasi militer Israel baru-baru ini di Lebanon terhadap Hizbullah yang didukung Iran.

Trump sebelumnya mengatakan kepada BBC bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak menentangnya dengan menyerang Iran pada akhir pekan sebagai tanggapan atas serangan Teheran sendiri terhadap Israel. Trump mengatakan bahwa dia menyuruh Netanyahu untuk menggunakan “akal sehat” karena Gedung Putih hampir “menandatangani kesepakatan yang sangat kuat, kesepakatan yang sangat baik.”

Trump juga mengklaim bahwa rudal “sedang dalam perjalanan” ke Iran ketika ia berbicara dengan Netanyahu, tetapi menekankan bahwa ketika ia menyuruh pemimpin Israel itu “untuk melakukan sesuatu, dia melakukannya.”

Pada  rapat umum virtual, Trump juga mengklaim bahwa AS telah “menghancurkan” militer dan kepemimpinan tertinggi Iran, dan bahwa akhir perang sudah dekat.

“Saya pikir kita memenangkan pertempuran itu, tetapi Anda benar-benar akan memenangkannya dalam dua minggu ke depan ketika kita menyatakan kemenangan total,” kata presiden. “Itu akan terjadi sangat segera dan harga minyak akan anjlok,” tambahnya. (Investing.com/nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Lockheed Martin Menangkan Kontrak Modifikasi F-35 Senilai US$ 153,9 Juta

BRIEF.ID – Perusahaan Lockheed Martin Corp memenangkan kontrak modifikasi...

Jelang IPO, SpaceX Himpun US$ 250 Miliar Naik Hampir Empat Kali Lipat

BRIEF.ID – Perusahaan teknologi dirgantara, telekomunikasi, dan kecerdasan buatan...

Harga Minyak Turun, Investor Waspadai Ancaman Trump  

BRIEF.ID – Harga minyak ditutup lebih rendah pada Selasa...

Harga Emas Turun 1,6% Menjadi US$ 4.260,20 per Troy Ons

BRIEF.ID - Harga emas pada penutupan perdagangan Selasa (9/6/2026)...