Investor Cermati Perang Dagang AS-Tiongkok dan BI Rate

BRIEF.ID – Investor saat ini terus mencermati perang dagang Amerika Serikat (AS) – Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Ketegangan akibat perang dagang AS – Tiongkok mereda setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa masih ada peluang untuk bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping, pada akhir Oktober ini.

Terbukanya peluang pertemuan Presiden Trump dan Presiden Xi mendorong terjadinya rebound saham-saham di bursa AS, Wall Street, pada Jumat (17/10/2025) setelah terkoreksi cukup dalam sehari sebelumnya.

Berdasarkan laporan Reuters, Dow Jones Industrial Average (DJIA) naik 0,52% ke 46.190,61, S&P 500 menguat 0,53% ke 6.664,01 dan Nasdaq Composite naik 0,52% ke 22.679,98.

Harga emas spot turun 2%, pada Jumat (17/10/2025) akibat penguatan nilai tukas dollar AS serta meredanya ketegangan perang dagang AS-Tiongkok.

Pada pekan ini, investor akan mencermati perkembangan perang dagang AS-Tiongkok dan earning season Triwulan III-2025 di Wall Street.

Di dalam negeri, investor menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang menurut konsensus akan menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 4.5%, pada Rabu (22/10/2025).

Diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguji level support di level 7.725-7.780, pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), pekan ini. (nov)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Fitch Ratings Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tak Capai 5% di 2027 dan 2028, Dukungan Fiskal Menipis

BRIEF.ID - Lembaga pemeringkat global, Fitch Ratings, memprediksi pertumbuhan...

OJK Resmi Keluarkan Surat Sanksi Terkait Kasus Emiten DSSA, CUAN, dan BREN

BRIEF.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengeluarkan surat...

IHSG Melejit ke Level 5.400, Lebih dari 500 Saham Naik Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Melemah Tertekan Harga Minyak Dunia yang Menembus US$110 per Barel

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah melemah terhadap dolar...