IHSG Terpuruk ke Level 4.900, Saham Big Caps Jadi Pemberat

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpuruk ke level 4.900 dengan saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) menjadi pemberat.

Pada akhir perdagangan hari ini, IHSG ditutup turun 3,78% atau 192,54 poin ke level 4.904. Sebelumnya di awal perdagangan, IHSG dibuka menguat 0,58% atau 29,70 poin ke posisi 5.126.

Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG lebih banyak bergerak di zona merah dengan menyentuh level tertinggi di 5.143, dan level terendah di 4.895.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 624 saham turun harga, 57 saham naik harga, dan 37 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan sepanjang sesi I perdagangan hari ini mencapai 27,151  miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.387.578 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp11,729 triliun.

Kejatuhan IHSG pada perdagangan hari ini, dipicu tekanan jual dari investor asing terhadap 9 saham big caps yang berada dalam daftar MSCI Global Standard Index.

Adapun 9 saham dalam MSCI Global Standard Index, yaitu PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

Selanjutnya, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT United Tractors Tbk (UNTR).

Pelemahan IHSG masih dipicu aksi lepas saham yang terus dilakukan investor asing, pelemahan nilai tukar rupiah, dan tingginya inflasi akibat kenaikan harga pangan dan transportasi.

Selain itu, sentimen negatif masih menekan BEI, seiring penantian pelaku pasar terhadap hasil evaluasi MSCI yang akan diumumkan pada 11 November 2026.

Pelaku pasar juga mencermati pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat (AS) yang akan berlangsung hari ini, Selasa (3/11/2026), karena hasilnya berpotensi mempengaruhi arah kebijakan pemerintah AS di berbagai sektor.

Berikut daftar harga 9 saham Indonesia di MSCI Global Standard Index yang menjadi pemberat IHSG pada perdagangan hari ini:

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), merosot 5,67% atau Rp160 menjadi Rp2.660 per lembar, dan membebani 26,81 poin.
2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), terkoreksi 2,81% atau Rp140 menjadi Rp4.840 per lembar, dan membebani 13,14 poin.
3. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), anjlok 2,97% atau RP110 menjadi Rp3.590 per lembar, dan membebani 10,99 poin.
4. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), turun 4,59% atau Rp65 menjadi Rp1.350 per lembar, dan membebani 9,19 poin.
5. PT Astra International Tbk (ASII), menyusut 2,26% arau Rp110 menjadi Rp4.750 per lebar, dan membebani 5,54 poin.
6. PT Barito Pacific Tbk (BRPT), melorot 6,70% atau Rp75 menjadi Rp1.045 per lembar, dan membebani 5,49 poin.
7. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), turun 6,78% atau menjadi Rp330 per lembar, dan membebani 5,05 poin.
8. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), anjlok 2,74% atau Rp90 menjadi Rp3.200 per lembar.
9. PT United Tractors Tbk (UNTR), turun 2,83% atau Rp675 menjadi Rp23.175 per lembar. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Rupiah Hari Ini Ditutup Turun Tipis 4 Poin, Terbeban Lonjakan Inflasi Pangan

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ditutup turun tipis...

Kejagung Ciduk Sejumlah Jenderal Polisi? Ini Kata Kapuspenkum

BRIEF.ID – Kejaksaan Agung (Kejagung) menegaskan bahwa belum ada...

IHSG Tertekan ke Zona Merah, Kembali Terhempas dari Level 5.000

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Harga Buyback Emas Antam Melesat Rp25.000, Harga Minyak Dunia Turun

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...