IHSG Tertekan ke Zona Merah, Kembali Terhempas dari Level 5.000

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) tertekan ke zona merah dan kembali terhempas dari level 5.000 pada perdagangan Selasa (3/11/2026).

Pada akhir sesi I perdagangan hari ini, IHSG ditutup melemah 2,62% atau 133,76 poin ke level 4.963. Sebelumnya di awal perdagangan, IHSG dibuka menguat 0,58% atau 29,70 poin ke posisi 5.126.

Sepanjang sesi I perdagangan yang berakhir pukul 12:00 waktu JATS, IHSG lebih banyak bergerak di zona merah dengan menyentuh level tertinggi di 5.143, dan level terendah di 4.950.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 542 saham turun harga, 94 saham naik harga, dan 79 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan sepanjang sesi I perdagangan hari ini mencapai 14,826 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 815.725 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp5,578 triliun.

Kejatuhan IHSG dipicu tekanan jual terhadap saham-saham unggulan berkapitalisasi besar (big caps) baik di sektor telekomunikasi, keuangan, industri, hingga energi.

Adapun 3 saham big caps, yang menjadi pemicu kejatuhan IHSG, yaitu PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Astra International Tbk (ASII)

Harga saham TLKM terkoreksi 4,59% atau Rp90 menjadi Rp1.870 per lembar, BBRI merosot 3,19% atau Rp90 menjadi Rp2.730 per lembar, dan ASII anjlok 4,53% atau Rp220 menjadi Rp4.640 per lembar.

Pelemahan IHSG masih dipicu aksi lepas saham yang terus dilakukan investor asing, pelemahan nilai tukar rupiah, dan tingginya inflasi akibat kenaikan harga energi dan bahan pokok.

Selain itu, sentimen negatif masih menekan BEI, seiring penantian pelaku pasar terhadap hasil evaluasi MSCI yang akan diumumkan pada 11 November 2026.

Pelaku pasar juga mencermati pemilihan paruh waktu di Amerika Serikat (AS) yang akan berlangsung hari ini, Selasa (3/11/2026), karena hasilnya berpotensi mempengaruhi arah kebijakan pemerintah AS di berbagai sektor.

Sentimen negatif tersebut meredam berbagai sentimen positif dari dalam negeri, seiring aktivitas manufaktur Indonesia yang ekspansif, dan surplus neraca perdagangan.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak variatif dengan kecenderungan melemah terbaatas di kisaran level support 4.950, dan level resistance 5.100.

Berikut daftar 10 saham yang menjadi pemberat IHSG pada perdagangan hari ini:
1. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) menekan 8,61 poin.
2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menekan 8,37 poin.
3. PT Astra International Tbk (ASII) menekan 5,54 poin.
4. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) menekan 5,49 poin.
5. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menekan 5,05 poin.
6. PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) menekan 4,79 poin.
7. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menekan 4,46 poin.
8. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) menekan 3,02 poin.
9. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menekan 2,81 poin.
10. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menekan 2,32 poin. (Jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Buyback Emas Antam Melesat Rp25.000, Harga Minyak Dunia Turun

BRIEF.ID - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang...

Twilite Orchestra Rayakan 35 Tahun Berkarya Lewat Konser Spektakuler The Beatles & Queen

BRIEF.ID – Tiga puluh lima tahun perjalanan Twilite Orchestra...

Kampung Bahari Mendadak Sepi, Warga Rasakan Perubahan

BRIEF.ID – Suasana Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara,...

Raffi Ahmad dalam Pusaran Boikot, Kepercayaan Publik Dipertaruhkan

BRIEF.ID – Popularitas tidak selalu menjadi jaminan seseorang terbebas...