IHSG Rontok ke Level 7.300, Lebih dari 500 Saham Turun Harga

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) rontok ke level psikologis 7.300 pada penutupan perdagangan hari ini, Kamis (23/4/2026).

Setelah sempat dibuka menguat, IHSG akhirnya terpuruk ke zona merah, seiring aksi lepas saham yang dilancarkan investor. Terhitung lebih dari 500 saham turun harga.

Pada akhir perdagangan saham pada hari ini, pukul 16:00 waktu JATS, IHSG terpantau turun 2,16% atau 163,00 poin ke level 7.378. Sepanjang perdagangan, IHSg sempat menyentuh level tertinggi di 7.582, dan level terendah 7.378.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 505 saham turun harga, 192 saham naik harga, dan 123 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Adapun volume saham yang ditransaksikan mencapai 54,160 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 3.079.436 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp20,481 triliun.

Saham-saham unggulan berkapitalisasi besar mengalami penurunan harga cukup signifikan, antara lain PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Harga TLKM terpantau turun sebesar 4,00% atau Rp120 menjadi Rp2.880 per saham, ASII terkoreksi 4,17% atau Rp275 menjadi Rp6.325 per lembar, dan SMGR melemah 5,44% atau Rp130 menjadi p2.260 per saham.

Saham sektor keuangan juga memberi kontribusi bagi pelemahan IHSG, di mana saham tiga bank besar, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)  terkoreksi.

Harga BBCA turun 0,39% atau Rp25 menjadi Rp6.425 per saham, BMRI melemah 2,53% atau Rp120 menjadi Rp4.630 per lembar, dan BBRI terkoreksi 2,47% atau Rp80 menjadi Rp3.160 per saham.

Pelemahan IHSG hari ini dipengaruhi ketidakjelasan konflik Timur Tengah, seiring perundingan damai Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang berakhir tanpa kesepakatan.

Meskipun Presiden AS, Donald Trump, menyampaikan akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sampai batas waktu, yang tidak ditentukan, banyak kalangan tetap khawatir.

Pasalnya, Iran menyampaikan belum nberniat untuk kembali duduk dalam perundingan damai, dan tetap menutup Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama distribusi minyak dunia.

Meski demikian, pelemahan IHSG justru dipicu sentimen dalam negeri seiring kekhawatiran investor terhadap kondisi fiskal Indonesia, pascapemecatan dua Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Pada Selasa (21/4/2026), Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mencopot Dirjen Anggaran, Luky Alfirman, juga Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal, Febrio Nathan Kacaribu. Sebelumnya, Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Masyita Crystallin, telah dicopot.

Dua Dirjen Kemenkeu, yang baru saja dicopot Menkeu Purbaya, adalah dua dari tiga pilar utama pejabat eselon I Kemenkeu, yang menjaga bendungan APBN agar tidak bocor.

Pemecatan kedua Dirjen Kemenkeu tersebut mencuat seiring rumor kondisi APBN Indonesia yang hanya tersisa 3 bulan, alias akan habis pada Juli 2026.

Pemicunya, terjadi pembengkakan defisit fiskal, akibat subsidi energi yang melonjak dipicu kenaikan harga minyak dunia, serta penerimaan negara yang megap-megap.

Meskipun Bank Indonesia (BI) tetap menahan suku bunga acuan atau BI-Rate, investor tetap khawatir dengan arah kebijakan fiskal pemerintah dalam mengantisipasi defisit, bahkan tetap boros untuk program priorfitas Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hal ini memicu arus modal keluar atau capital autflow, karena investor terutama asing menarik modal dari pasar keuangan dalam negeri, baik dari pasar saham maupun pasar surat utang. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Tiga Kursi Dirjen Kemenkeu Kosong, Sinyal Merah Kondisi Fiskal Indonesia

BRIEF.ID - Tiga kursi Direktur Jenderal (Dirjen) Kementerian Keuangan...

IHSG Jatuh dari Level 7.500, Arus Capital Outflow Makin Kencang

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Ambruk Tembus Level Rp17.300 per Dolar AS Hari Ini

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ambruk pada perdagangan...

Indonesia Daily Brief (April 23, 2026)

TOP NEWS The Jakarta Post — Bank Indonesia has held...