IHSG Menguat Kembali Sentuh Level 6.900 Dipicu Maraknya IPO di Semester II 2025

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka menguat dan kembali menyentuh level 6.900 dipicui maraknya penawaran umum perdana atau initial public offering (IPO) di semester II 2025.

Pada awal sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG dibuka menguat 0,40% atau 27,52 poin ke level 6.908,76. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,46% atau 3,56 poin ke posisi 769,78.

Hingga pukul 11:00 waktu JATS, IHSG terpantau masih bergerak di zona hijau dan berada di level 6.901. Sepanjang 2 jam perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.922, dan level terendah di 6.888.

Data BEI menunjukkan sebanyak 309 saham naik harga, 257 saham turun harga, dan 208 saham tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 8,067 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 464.838 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp3,323 triliun.

Maraknya IPO sejumlah calon emiten (perusahaan terbuka) yang memasuki masa penawarab, membuat IHSG mendapat sentimen positif dan menguat.

Saham-saham sektor konsumsi dan konstruksi menjadi pendorong utama bagi IHSG, antara lain saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SMGR, PT Pembanguna Perumahan (Persero) Tbk atau PTPP,  PT Gudang Garam Tbk (GGRM), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak di zona positif dan berada di kisaran level support 6.880 hingga level resistance 6.910. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemerintah Perkuat Postur Pertahanan Udara

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menyerahkan kepada Tentara Nasional...

IHSG Ditutup Anjlok 1,85% Hari Ini, Lebih dari 600 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Ambruk ke Level Rp17.600 per Dolar AS Usai Libur Panjang, Terlemah di Asia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ambruk ke level...

Investor Khawatir Kenaikan Inflasi di AS

BRIEF.ID – Kalangan investor institusional semakin khawatir terhadap risiko...