IHSG Melesat ke Level 7.029, Investor Respons Positif Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melesat ke level 7.029 pada penutupan sesi I perdagangan hari ini, Selasa (5/5/2026), seiring investor merespons positif rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026.

Pada awal sesi I perdagangan saham hari ini, IHSG dibuka tertekan di zona merah, yakni turun 0,05% atau 3,38 poin ke level 6.986. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,12% atau 0,80 poin ke posisi 673,76.

Pelemahan IHSG di awal perdagangan saham hari ini, mengikuti pergerakan bursa Asia yang mayoritas terkoreksi seiring memanasnya konflik Timur-Tengah, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran saling serang di sekitar perairan Selat Hormuz.

Meski demikian, pelemahan IHSG tak berlangsung lama, seiring pengumuman Badan Pusat Statistik (BPS) terkait pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang mencapai 5,61% pada kuartal I 2026.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan pertumbuhan ekonomi tersebut lebih tinggi 0,74% dibandingkan kuartal I 2025 yang tercatat mencapai 4,87% (yoy).

“Ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik, ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,61% pada kuartal I 2026,” kata Amalia, dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Hal itu, memicu keyakinan investor terhadap ketahanan ekonomi Indonesia di tengah tekanan eksternal akibat konflik Timur Tengah, sehingga aksi borong saham pun dilakukan terhadap saham-saham potensial.

IHSG pun berbalik arah ke zona hijau, dan ditutup menguat 0,83% atau 57,90 poin ke level 7.029 pada akhir sesi I perdagangan saham hari ini. Sepanjang 3 jam perdagangan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 7.065, dan level terendah di 6.921.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 346 saham naik harga, 297 saham turun harga, dan 169 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan sepanjang sesi I perdagangan mencapai 25,344 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.472.673 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp9,213 triliun.

Saham 4 bank besar, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) ramai diborong investor.

Harga BBCA terpantau melesat 2,12% atau Rp125 menjadi Rp6.025 per saham, BMRI melonjak 2,49% atau Rp110 menjadi Rp4.530 per lembar, BBNI menguat 2,86% arau Rp110 menjadi Rp3.950 per saham, dan BBRI melambung 3,62% atau Rp110  menjadi Rp3.150 per lembar.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak mixed dengan kecenderungan menguat di kisaran level support 6.900, dan level resistance 7.100. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Daniel Dae Kim Eksplorasi Pengaruh K-pop, Film, Kosmetik, Hingga Makanan  

BRIEF.ID – Belum lama ini, Daniel Dae Kim mengalami...

Harga Emas Naik, Pekan Ini

BRIEF.ID - Harga emas ditutup lebih tinggi, pada  Jumat...

Wall Street Cetak Rekor Tertinggi

BRIEF.ID – Indeks di Bursa Wall Street mencetak  rekor...

BEI Rilis Emiten Berkapitalisasi Besar Belum Penuhi Ketentuan Free Float 15%

BRIEF.ID – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis daftar...