IHSG Melaju Lampaui Level 7.250 Dipicu Kinerja Emiten Semester I 2024

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) melaju melampaui level 7.250 pada Jumat (26/7/2024).

Penguatan IHSG dipicu sentimen positif dari dalam negeri seiring laporan keuangan emiten per semester I 2024 yang mulai dipublikasikan.

Begitu perdagangan hari ini dimulai, IHSG dibuka menguat 0,27% atau 19,38 poin ke level 7.259. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,36% atau 3,33 poin ke posisi 919,49.

Hingga pukul 10.00 Waktu JATS, IHSG terus bergerak di zona hijau, bahkan sempat menyentuh level tertinggi di 7.291.

Sebanyak 317 saham naik harga, 185 saham turun harga, dan 263 saham lainnya stagnan atau tidak mengalami perubahan harga.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 4,956 miliar lembar dengan frekuensi sebanyak 339.884 kali senilai Rp2,777 triliun.

Saham-saham pertambangan dan perbankan menjadi pemicu menguatnya IHSG karea aktif diburu investor seiring laporan keuangan beberapa emiten perbankan yang membukukan laba per semester I 2024.

Saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 2,31% atau Rp100 menjadi Rp4.800 per saham, begitu pula saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang naik 0,97% atau Rp100 menjadi Rp10.400 per saham.

Sementara saham perbankan yang aktif diburu investor, antara lain PT Barito Renewables Energy Tbk yang naik 1,49% atau Rp125 menjadi Rp8.500 per saham.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pelatih Korsel Mundur Setelah Gagal di Piala Dunia 2026

BRIEF.ID - Pelatih tim nasional Korea Selatan Hong Myung-bo...

Pemerintah Perpanjang Penempatan Dana Rp281 Triliun di Bank BUMN hingga Akhir 2026

BRIEF.ID - Pemerintah memutuskan kembali menempatkan dana sebesar Rp281...

Harga Gas Industri Turun Jadi US$13 per MMBTU, Bahlil: Demi Jaga Daya Saing dan Lapangan Kerja

BRIEF.ID - Pemerintah resmi memangkas harga gas alam cair...

Wagub Rano Karno: Pajak Daerah Penopang Utama PAD Jakarta

BRIEF.ID - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan...