IHSG Kembali Menguat ke Level 6.000 Ditopang Saham Big Banks

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menguat ke level 6.000 ditopang oleh aksi borong 4 saham bank besar atau Big Banks.

Pada awal sesi I perdagangan hari ini, IHSG dibuka melemah 0,18% atau 10,81 poin ke level 5.873. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,18% atau 1,02 poin ke posisi 577,15.

IHSG perlahan berbalik ke zona hijau, seiring aksi borong yang dilancarkan investor asing terhadap saham-saham berkapitalisasi besar atau big caps, terutama saham 4 bank besar.

Hingga pukul 13:30 waktu JATS, IHSG terpangtau menguat 2,34% atau 137,79 poin ke level 6.021. Sepanjang perdagangan hari ini, IHSG sempat menyentuh level tertinggi di 6.056, dan level terendah di 5.864.

Data perdagangan BEI menunjukkan sebanyak 540 saham naik harga, 142 saham turun harga, dan 128 saham lainnya tidak mengalami perubahan harga atau stagnan.

Volume saham yang ditransaksikan mencapai 14,231 miliar lembar, dengan frekuensi transaksi sebanyak 1.086.412 kali, dan nilai transaksi sebesar Rp8.319 triliun.

Saham 4 bank besar, yakni PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), adn PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengalami kenaikan harga antara 2% hingga 3%.

Harga BBCA mengalami kenaikan sebesar 3,38% atau Rp200 menjadi Rp6.125 per lembar, dengan volume transaksi mencapai 108,8 juta lembar.

Harga BBRI terpantau menguat 3,20% atau Rp90 menjadi Rp2.900 per lembar, dengan volume transaksi sebanyak214,4 juta lembar.

Sementara harga BBNI naik sebesar 2,71% atau Rp90 menjadi Rp3.410 per lembar, dengan volume transaksi mencapai 26,5 juta lembar.

Sedangkan BMRI harganya melonjak 2,52% atau Rp100 menjadi rp4.070 per lembar, dengan volume transaksi mencapai 178 juta lembar.

Selain itu, saham Grup Barito milik konglomerat Prajogo Pangestu juga ramai diborong investor, hingga melonjak lebih antara 2% hingga 5%.

Harga saham PT Barito Pacific Tbk terpantau menguat 5,61% atau Rp85 menjadi Rp1.600 per lembar. Sedangkan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 2,19% atau Rp80n menjadi Rp3.730 per lembar.

Pergerakan IHSG yang menguat, ditopang aksi beli selektif, yang dilancarkan investor terhadap saham-saham unggulan, seiring valuasi harga yang dinilai murah.

Meski demikian, IHSG rawan koreksi, mengingat sentimen pelemahan rupiah, dan perkembangan perundingan perdamaian untuk mengakhiri konflik Timur Tengah yang masih belum pasti.

Untuk perdagangan hari ini, IHSG diprediksi bergerak menguat di kisaran level support 5.900 dan level resistance di 6.100. (jea)

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Usai Gempa Venezuela, KBRI Caracas Buka Jalur Darurat untuk WNI

BRIEF.ID – Pemerintah Indonesia mengaku terus memantau perkembangan dan...

Tiga Tewas Akibat Gempa Venezuela, Maduro Minta Rakyat Saling Membantu

BRIEF.ID – Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyerukan persatuan dan...

Rupiah Offshore Kembali Tembus Level Rp18.000 per Dolar AS

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah di pasar luar...

Harga Emas Dunia Anjlok 2,77%, Terhempas dari Level US$4.000 per Troy Ounce

BRIEF.ID - Harga emas dunia anjlok hingga terhempas dari...