BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berpotensi bergerak sideways dan cenderung tertekan pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/9/2026).
Riset Phintraco Sekuritas menyebutkan, IHSG akan bergerak pada resistance 6.700, pivot 6.600, dan support 6.500. Saham-saham yang diunggulkan adalah EMAS, DSSA, ANTM, ADMR, dan ELSA.
“Diperkirakan IHSG bergerak sideways pada kisaran 6.600–6.700 pada perdagangan Kamis (10/9/2026),” demikian disebutkan dalam riset Phintraco Sekuritas.
Sebelumnya, IHSG ditutup melemah ke level 6.678,20 atau turun 0,12% pada perdagangan Rabu (9/9/2026), setelah sempat menguat hingga level 6.700.
Faktor negatif terutama berasal dari kenaikan harga minyak hingga mencapai US$100 per barel untuk Brent. Kenaikan harga minyak tersebut dipicu oleh meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.
Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas level MA5. Indikator Stochastic RSI berpotensi membentuk golden cross di area pivot. Namun, terjadi sedikit penyempitan histogram positif MACD.
Sementara itu, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Indonesia meningkat ke level 118,5 pada Agustus 2026 dari 116,8 pada Juli 2026. Ini merupakan kenaikan pertama dalam empat bulan terakhir.
Kenaikan IKK didukung oleh membaiknya penilaian konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini serta meningkatnya ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan. Hal tersebut tercermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang naik menjadi 109,4 pada Agustus 2026 dari 107,9 pada Juli 2026.
Demikian pula dengan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang meningkat menjadi 127,6 dari 125,7.
Sementara itu, data penjualan ritel Indonesia diperkirakan turun 3,3% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada Juli 2026, setelah turun 3% YoY pada Juni 2026.
Penjualan mobil di Indonesia meningkat 32,4% YoY menjadi 81.756 unit pada Agustus 2026, level tertinggi dalam enam bulan, meskipun melambat dari pertumbuhan 33,3% YoY pada Juli 2026.
Peningkatan tersebut terjadi seiring penyelenggaraan GIIAS 2026 yang berlangsung pada 29 Juli hingga 9 Agustus sehingga mendorong penjualan pada Juli dan Agustus.
Sementara itu, penjualan sepeda motor tumbuh 3,18% YoY menjadi 596.461 unit pada Agustus 2026, melambat dari pertumbuhan 8,3% YoY pada Juli 2026 di tengah kenaikan inflasi. (nov)


