BRIEF.ID – Deru mesin Ducati Panigale V4 S menggema di Pertamina Mandalika International Circuit pada 5–6 September 2026. Sebanyak 60 pelanggan Ducati dari berbagai negara berkumpul untuk mengikuti program bertaraf internasional, Ducati Riding Experience (DRE).
Ajang dua hari ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk merasakan langsung performa motor sport sekaligus memantapkan teknik berkendara di lintasan balap. Didampingi 12 instruktur profesional—termasuk mantan pembalap dunia—program ini tidak sekadar mengejar kecepatan, melainkan mengedepankan aspek keselamatan.
Chief Instructor sekaligus Technical Director DRE, Dario Marchetti, menilai Sirkuit Mandalika merupakan salah satu lintasan balap terbaik dan paling teknis di dunia. Karakter sirkuit yang memiliki variasi tikungan cepat hingga pengereman presisi membuat Mandalika aman dan ideal bagi semua tingkatan pengendara.
“Kami berada di Mandalika selama dua hari bersama klien dari seluruh dunia yang menikmati Panigale V4 S 7G terbaru. Menurut saya, ini salah satu sirkuit balap terindah di dunia. Sangat aman dan sangat teknis,” ungkap Dario.

Dampak Positif Bagi Pariwisata Lombok
Dalam pelaksanaannya, peserta dibagi ke dalam beberapa kelas pelatihan—mulai dari tingkatan Intro, Warm Up, Evo, Master, hingga format eksklusif one-to-one bersama instruktur utama.
Mantan pembalap nasional Doni Tata Pradita, yang bertindak sebagai salah satu instruktur, menekankan bahwa fokus pembinaan diarahkan pada teknik racing line, braking point, dan riding body position. Hasilnya, para peserta tercatat mampu mempertajam catatan waktu lap mereka secara signifikan dan aman.
“Cara meng-handle Panigale V4 S di Mandalika, biar aman dan safety tentunya. Yang paling utama ditekankan di sini safety. Kita datang ke sini untuk experience, mau senang-senang, pulang bisa bekerja lagi,” ujar Doni Tata.
Di luar aktivitas sirkuit, para peserta dan instruktur dari mancanegara juga berkesempatan menikmati keindahan alam serta keramahan masyarakat Lombok. Yaren, salah satu peserta sekaligus pembuat konten internasional, mengaku terkesan dengan pengalaman perdananya di Indonesia.
“Bagi saya, ini adalah sebuah mimpi yang jadi kenyataan. Saya sangat menyukai keramahan orang-orang di sini, semua sangat ramah dan membantu,” tuturnya.
Penyelenggaraan DRE ini membuktikan bahwa Mandalika tidak hanya menjadi pusat olahraga otomotif dunia, tetapi juga memberi dampak ekonomi dan pariwisata yang berkelanjutan bagi kawasan NTB. (etm)


