IHSG Dibuka Naik 0,18%, Investor Antisipasi Data Inflasi

BRIEF.ID – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (1/7/2024), dibuka menguat 13,04 poin atau 0,18% ke level 7.076,62.

Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 2,51 poin atau 0,28% ke posisi 890,24.

Saham-saham unggulan di sektor keuangan, khususnya dari 3 bank BUMN, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menjadi market mover saat pembukaan perdagangan salam awal pekan.

IHSG diprediksi menguat pada perdagangan hari ini, dipicu sentimen dalam negeri, yakni rilis data inflasi yang akan diumumkan Badan Pusat Statistik (BPS).

Diperkirakan inflasi Juni 2024 menembus angka 0,07 persen month to month (mtm), atau melandai menjadi 2,74% year on year (yoy) pada Juni 2024 dan inflasi inti diproyeksikan ada di angka 1,97% (yoy).

Sementara Indeks Harga Konsumen (IHK) diperkirakan kembali naik atau mengalami inflasi pada Juni 2024, setelah mencatat deflasi pada Mei 2024. Kenaikan IHK dipicu biaya sekolah anak dan kenaikan harga cabai.

Selain itu, S&P Global akan merilis PMI Manufaktur. Adapun PMI Manufaktir Indonesia pada Juni diperkirakab berada di level 51, atau tetap di area ekspansif, meskipun cenderung melambat dibandingkan bulan sebelumnya di 52,1.

Bursa saham regional Asia pagi ini dibuka bervariasi. Indeks Nikkei menguat 130,09 poin atau 0,33% ke 39.713,19, dan indeks Shanghai menguat 3,72 poin atau 0,13% ke 2.971,12.

Indeks Straits Times juga menguat 1,87 poin atau 0,06% ke 3.334,67. Sedangkan indeks Hang Seng libur memperingati hari libur nasional negara tersebut.

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemerintah Perkuat Postur Pertahanan Udara

BRIEF.ID – Presiden Prabowo Subianto menyerahkan kepada Tentara Nasional...

IHSG Ditutup Anjlok 1,85% Hari Ini, Lebih dari 600 Saham Turun Harga

BRIEF.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa...

Rupiah Ambruk ke Level Rp17.600 per Dolar AS Usai Libur Panjang, Terlemah di Asia

BRIEF.ID - Nilai tukar (kurs) rupiah ambruk ke level...

Investor Khawatir Kenaikan Inflasi di AS

BRIEF.ID – Kalangan investor institusional semakin khawatir terhadap risiko...